Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

Pascalongsor di Haranggaol Aktivitas Warga 8 Dusun Berangsur Normal

*Kerusakan Gorong-gorong Makin Parah
- Jumat, 27 November 2015 17:34 WIB
359 view
Pascalongsor di Haranggaol Aktivitas Warga 8 Dusun Berangsur Normal
SIB/Mey Hendika Girsang
RUSAK : Gorong-gorong yang berada di bawah Jalan Haranggaol persis di daerah Sigungung kondisinya makin parah hingga membentuk lobang besar berdiameter sekira 1,5 meter pasca bencana tanah longsor. Foto dipetik, Kamis (26/11).
Simalungun (SIB)- Aktivitas warga 8 dusun di Kecamatan Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun yang sempat lumpuh akibat terpaan tanah longsor, Kamis (26/11) berangsur normal. Bongkahan tanah yang menimbun badan jalan sudah dibersihkan menggunakan alat berat. Masyarakat 8 dusun sudah bisa menggunakan jalan seperti biasa.

“Bongkahan tanah yang menimbun badan jalan sudah dievakuasi. Kendaraan warga sudah bisa melintas. Harapan masyarakat di sini, Pemkab membangun tembok pengaman jalan supaya tidak terjadi lagi bencana longsor yang memakan korban jiwa,” kata seorang warga setempat Walpen Haloho.
Sementara itu, korban tanah longsor Johannes Saragih dikebumikan di Haranggaol. Masyarakat yang prihatin terhadap keluarga korban mengunjungi rumah duka untuk memberi penghiburan. Sejumlah warga pun turut mengantarkan Johannes ke peristirahatan terakhirnya. Prosesi pemakaman dipimpin Praeses GKPS Distrik III Pdt Jonesman Saragih STh MM.

Gorong-gorong
Pasca bencana tanah longsor, gorong-gorong yang berada di bawah Jalan Haranggaol persis di daerah Sigungung kondisinya makin parah. Keadaannya sangat memprihatinkan.

Pantauan wartawan, gorong-gorong sudah tak berfungsi. Air pun sudah mengalir di luar gorong-gorong membuat badan jalan bagian bawah tergerus hingga membentuk lobang besar berdiameter sekira 1,5 meter.

Kondisi itu membuat badan jalan menipis tinggal berkisar ketebalan 1 meter dari atas lobang besar yang tergerus aliran air deras. Mobil roda enam enggan melintas karena khawatir badan jalan amblas. Keadaan ini membuat warga resah.

Melihat kondisi gorong-gorong itu, masyarakat meminta kepada Pemkab Simalungun supaya secepatnya membenahi gorong-gorong tersebut sebelum badan jalan amblas yang bisa memakan korban jiwa. (C09/c)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru