Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

BLH Pemko P Siantar Kesulitan Cari “Bapak Angkat” Kelola Sampah

- Sabtu, 28 November 2015 19:44 WIB
258 view
BLH Pemko P Siantar Kesulitan Cari “Bapak Angkat” Kelola Sampah
Pematangsiantar (SIB)- Badan Lingkungkan Hidup (BLH) Pemko Pematangsiantar kesulitan mencari “bapak angkat” selama satu tahun kerja 2014-2015 meski sudah mengadakan studi banding ke kota Malang, Jawa Timur. Hal itu dikatakan Kaban Lingkungan Hidup, Jekson Gultom dalam rapat dengar pendapat (RDP) di ruangan Komisi III DPRD dipimpin Hendra PH Pardede SE,Jumat (27/11).

RDP dihadiri anggota Komisi III DPRD Frengki Boy Saragih ST, Ir Oberlin Malau MAP, Frans Bungaran Sitanggang SE, Manangkas Silalahi, Kiswandy SAg, Robby Tambunan SH, Fransiskus Silalahi SH dan dari Koperasi Berdikari.

Kaban Lingkungan Hidup Jekson Gultom didampingi Deddy TS Kabid Kelembagaan  mengungkapkan selama setahun kerja pihaknya mentok mencari “bapak angkat” berperan sebagai bank sampah untuk mengelola sekitar 500-600 M3 sampah produk kota Pematangsiantar setiap hari.

Setelah dibangun bak sampah untuk diolah jadi pupuk di beberapa titik kecamatan setahun lalu, problema dihadapi Badan Lingkungan Hidup Pemko Pematangsiantar mencari “bapak angkat” sebagai pengelola bank sampah.

Di kota Madiun, Jawa Timur pihaknya beberapa bulan lalu mengadakan studi banding dan mengetahui pengelolaan sampah di Pemko Malang memerlukan “bapak angkat” sebagai pengelola bank sampah.

Mendengar  penjelasan hasil studi banding BLH Pemko Pematangsiantar , anggota Komisi III Ir Oberlin Malau MAP mengkritik kinerja BLH . (C01/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru