Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

Debat Publik Pilkada Pematangsiantar, Empat Paslon Saling Sindir

- Selasa, 01 Desember 2015 19:29 WIB
478 view
Debat Publik Pilkada Pematangsiantar, Empat Paslon Saling Sindir
SIB/Mangasi Hasinggan Simanjorang
DEBAT: Paslon No 1 Sujito-Jumadi SH, No 2 Hulman Sitorus-Hefriansah, No 3 Teddy Robinson Siahaan (TRS)-Zainal Purba, No 4 Wesly Silalahi-H Sailanto saat mengikuti Acara Debat Publik yang diselenggarakan KPU Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hote
Pematangsiantar (SIB)- Empat pasangan calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Pematangsiantar saling sindir terkait visi-misi saat acara Debat Publik yang diselenggarakan di Convention Hall, Siantar Hotel, Senin (30/11).  Keempat Paslon yakni no urut 1 Sujito-Jumadi, 2 Hulman Sitorus-Hefriansah, 3 Teddy Robinson Siahaan (TRS)-Zainal Purba, 4 Wesly Silalahi-H Sailanto tak mau kalah saat Paslon lain mendikte (menguji)  implementasi (pelaksanaan) visi-misinya.

TRS-Zainal menyatakan jika dipercayakan menjadi Wali Kota-Wakil Wali Kota Pematangsiantar akan membangun industri yang mampu menampung puluhan ribu tenaga kerja di Kota Pematangsiantar. "Kalau saya terpilih nantinya, saya berjanji akan mengundang investor untuk membangun industri di kota ini. Dengan menampung enam belas ribu pekerja akan ditampung dalam program pembangunan industri tersebut," tuturnya.

Menjawab itu, Paslon Hulman Sitorus-Hefriansah mengatakan mustahil untuk merealisasikan program itu. Pasalnya, disamping lahan sempit dan tidak memadai. "Bagaimana mungkin itu dapat terealisasi jika lapangan atau lahan tidak ada. Lahan sempit dan itu tidak sangat mungkin," tuturnya. Lalu, dijawab TRS. "Saya tidak katakan akan membangun pusat industri di sini. Tapi saya katakan, bahwa di Siantar ini harus ada industri dan itu sudah harga mati," paparnya.

Sementara, Wesly Silalahi-H Sailanto berjanji pasangannya akan membangun Kota pendidikan di Pematangsiantar. "Dulu kota Siantar ini dikenal sebagai Kota Pendidikan, kok sekarang ikon itu seakan tidak ada lagi. Maka jika nanti saya terpilih saya akan membangun Universitas Negeri di Kota Pematangsiantar ini," papar Wesly.

Sujito-Jumadi menegaskan akan membangun industri kecil menengah (UKM) di Kota Pematangsiantar. "Saya katakan saya sudah berpengalaman menjalankan perusahaan industri besar. Memang kalau tidak didukung dengan lahan atau infrastruktur, itu seakan mustahil. Karena kota kita ini lahannya sempit. Maka lebih baik ditopang UKM dan akan saya bangun Bank Pasar yang beroperasi di Pasar Tradisional," tuturnya.

Hulman Sitorus-Hefriansah menegaskan bahwa ia telah berhasil membuat Kota Pematangsiantar lebih baik. "Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik, yang dulunya puluhan miliar sekarang sudah menjadi ratusan miliar rupiah. Apa itu tidak prestasi, kemudian saya juga mendapat penghargaan dari seperti Adipura dan lain-lain," ujar calon incumbent ini seraya mengatakan bahwa itu program yang harus dikuatkan dalam periode mendatang.

Pantauan SIB, Paslon Hulman Sitorus-Hefriansah dengan Paslon TRS-Zainal dan Wesly Silalahi-H Sailanto berdebat dan saling sindir terkait visi-misi yang diusung. "Bagaimana dengan voucher, pak?," tanya Sailanto kepada Paslon No urut 2  Hulman Sitorus-Hefriansah. Lalu dijawab Hulman bahwa pertanyaan itu tidak etis untuk dijawab. "Karena voucher itu adalah bagian dari politik uang, negara kita ini negara hukum. Gak perlu lah saya menjawab itu lagi," jawab Hulman singkat.

Lalu, Hulman bertanya kepada Paslon Wesly-Sailanto, jika kelak terpilih program apa yang diimplementasikan. "Kami akan membangun industri di kota ini. Dulu 58 tahun yang lalu ada lima pabrik besar di kota ini tapi sekarang itu seolah menjadi kenangan. Bagaimana nanti kita akan membangun kejayaan seperti dulu," jawab Wesly berapi-api. Lantas, Hulman pun mengatakan bahwa beda zaman sekarang dengan zaman dulu. "Kan beda 58 tahun yang lalu dengan sekarang, dulu dua nya motor, sekarang sudah banyak," kilah Hulman.

Hadir dalam acara debat publik tersebut, Plh Wali Kota Pematangsiantar Donver Panggabean, Ketua DPRD Pematangsiantar Eliakim Simanjuntak, Kapolres Pematangsiantar AKBP Dodi Darjanto, Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong dan unsur Uspida lainnya dan anggota Panwaslih Pematangsiantar dan para pendukung para Paslon. Sebelumnya, Ketua KPU Pematangsiantar Mangasi Tua Purba membuka acara tersebut.

"Acara ini adalah sebuah instrumen, melahirkan  pemimpin yang reperensentatif, maka rakyat nantinya akan selektif memilih pemimpinnya. Tentu saja tujuan, kami akan mempersatukan tujuan yang menjunjung tinggi integritas," ujar Mangasi seraya mengatakan bahwa acara ini resmi dibuka. Adapun panelis dan moderator dalam acara ini, yaitu, Monang Sitorus, Robert Siregar, Edi Iksan dan Hendra Harahap dan sementara moderator Turunan Gulo. (Dik/MS-Dik/BGT/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru