Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 Juli 2026

Tawuran Pelajar di Tanjungbalai Resahkan Warga

- Minggu, 20 Desember 2015 23:22 WIB
675 view
Tawuran Pelajar di Tanjungbalai Resahkan Warga
SIB/Usni Pili Panjaitan
Meresahkan : Puluhan pelajar yang terlibat perkelahian dibubarkan paksa mencegah terjadinya aksi tawuran, Jumat (18/12) di lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Kota Tanjungbalai.
Tanjungbalai (SIB)- Tindakan tak terpuji puluhan pelajar di Tanjungbalai meresahkan warga. Sejumlah personil gabungan Polres diturunkan cegah aksi tawuran, Jumat (18/12).

Puluhan pelajar berseragam pramuka mengendarai sepedamotor, Jumat secara berkelompok berkumpul di lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Kota Tanjungbalai.

Para pelajar SMA ini semula saling menguji nyali memeragakan sepeda motornya di dalam areal lapangan Sultan Abdul Jalil.

Keresahan warga memuncak ketika puluhan pelajar baku hantam dan saling serang. Tak ingin baku pukul meluas, sejumlah warga yang resah membubarkan paksa pelajar yang sedang berkelahi.

Setelah dibubarkan paksa, sesaat kemudian kembali para pelajar tersebut secara berkelompok menunjukkan kelihaiannya mengendarai sepedamotor tanpa menghiraukan larangan warga.

Tak ayal aksi tak terpuji kembali terulang, baku pukul dan saling serang antar pelajar tak terhindarkan. Warga kembali melakukan  pembubaran paksa mencegah korban di antara para pelajar yang terlibat perkelahian.

Tak mampu mengatasi aksi brutal pelajar, warga lantas meminta bantuan petugas kepolisian. Menerima informasi dari warga, Kapolres Tanjungbalai Ajun Komisaris Besar Ayep Wahyu Gunawan mengerahkan sejumlah personilnya untuk mencegah aksi brutal para pelajar.

Kehadiran petugas gabungan dari Polsek TB Selatan dan Polres Tanjungbalai dibantu petugas Satpol PP dan warga, puluhan pelajar kabur dan keluar dari lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah.

Ajun Komisaris Besar Ayep Wahyu Gunawan kemudian memerintahkan jajarannya untuk menertibkan aksi pelajar yang meresahkan warga itu.

"Anggota saya sudah menuju lokasi untuk menertibkannya,"ujar Ayep. Setelah turunnya sejumlah personel kepolisian ke lokasi kejadian, puluhan pelajar dengan mengendarai sepeda motor kabur dengan cara berpencar.

"Ini tak bisa dibiarkan, sejak pintu pagar lapangan tak dikunci, setiap hari lapangan ini dipenuhi pelajar dan saling menunjukkan kelihaian mereka cara mengendari kereta yang menurut saya dapat membahayakan jiwa mereka. Kalau dibiarkan aksi baku pukul diantara pelajar ini bisa jadi tawuran dan meluas.

Dulu sempat pintu pagar ditutup, hanya dibuka saat ada acara saja, kita minta supaya Pemko Tanjungbalai menutup kembali sehingga tercegah aksi serupa,"tandas Hakim diamini sejumlah warga yang kelimpungan membubarkan aksi tak terpuji para pelajar kepada SIB, Jumat (18/12).

Warga juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajarannya yang bertindak cepat mencegah meluasnya aksi baku pukul antar pelajar setelah menerima informasi dari masyarakat. "Kita sangat mengapresiasi kinerja Kapolres yang merespon langsung laporan warga. Semoga tindakan serupa yang dilakukan pelajar ini tidak terulang karena jika dibiarkan bisa jadi tawuran seperti di Jakarta,"kata Raja Atan prihatin tindakan brutal pelajar dapat mencoreng dunia pendidikan di Kota Tanjungbalai.(D19/ r)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru