Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Tembakan Salvo Iringi Kedatangan 115 Taruna/Taruni di ATKP Medan

- Kamis, 22 September 2016 11:52 WIB
1.529 view
Tembakan Salvo Iringi Kedatangan 115 Taruna/Taruni di ATKP Medan
SIB/Donna Hutagalung
CIUM TANGAN : Seorang taruni mencium tangan Direktur ATKP Medan Rajokki Aritonang, Rabu (21/9), pada proses penyambutan taruna/taruni usai menyelesaikan latihan militer di Pusat Pelatihan Marinir TNI AL di Purboyo- Malang, Jawa Timur.
Medan (SIB)- Kedatangan 115 taruna/taruni baru di Kampus Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan di Jalan Penerbangan, Rabu (21/9), diiringi tembakan salvo ke udara secara terus menerus hingga semua taruna/taruni memasuki kawasan kampus.

Sebelumnya, para taruna/taruni yang baru saja menyelesaikan latihan sebulan penuh di pusat pelatihan tempur Marinir TNI AL di Purboyo-Malang, Jawa Timur itu, dijemput Direktur ATKP Medan Rajokki  Aritonang dan sejumlah Civitas Akademika ATKP di Bandara Kuala Namu Deliserdang.

Setelah upacara dan prosesi penciuman bendera Merah Putih, para taruna/taruni diberangkatkan ke Kampus ATKP Medan. Setibanya di kawasan Simpang Selayang, mereka diturunkan dan melakukan longmarch ke ATKP. Namun, beberapa puluh meter dari gerbang kampus, mereka melaksanakan tradisi masuk kampus dengan berjalan jongkok. Meski kelelahan, para taruna/taruni tersebut berhasil mencapai gerbang.

"Penyambutan dengan tembakan salvo dan drum band ini baru pertama kali dilakukan di ATKP. Ini bentuk penghormatan terhadap mereka yang telah menyelesaikan latihan ala militer oleh tim Marinir di Purboyo,"kata Direktur ATKP Medan Rajokki Aritonang kepada wartawan usai penyambutan.

Menurur Rajokki, latihan militer yang diikuti para taruna/taruni seperti baris berbaris, menembak, cara bertahan hidup di hutan atau daerah terpencil tersebut, untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggungjawab dan profesional di bidangnya masing-masing. Mereka juga diajarkan menghargai teman dan senior.
"Reformasi mental yang digalakkan Presiden telah dilakukan ATKP salah satunya dengan pelatihan taruna/taruni tersebut,"ujarnya.

Dia juga menambahkan, ATKP yang kini berstatus Badan Layanan Umum (BLU) siap bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Perbaikan kualitas pengajar, silabus, sarana dan prasarana terkait simulator dan laboratorium juga terus ditingkatkan.

Bahkan, lanjutnya, pihaknya berencana membuka sekolah pilot termurah di Indonesia. Pasalnya, ATKP Medan telah memiliki sarana dan prasarana untuk membuka Prodi Penerbangan. "Semuanya sudah ada, tinggal izin validasi pilot dari pesawat tempur ke pesawat latih," ujarnya.

Selain itu, katanya, pihaknya juga akan melakukan roadshow untuk menyosialisasikan jurusan Avionik di ATKP Medan. Jurusan ini, menurut dia, sangat potensial karena banyak dibutuhkan dunia penerbangan. "Kami juga berencana mengangkat Susi Pudjiastuti dan sejumlah insan yang mencintai dunia penerbagan sebagai dewan penyantun," katanya.

Mewakili taruna/taruni ATKP, Dista Gita Safira asal Aceh dan Yosephine Sibarani asal Doloksanggul mengaku pelatihan ini mengajarkan kedisiplinan, kebersamaan, kekompakan, menjadi pribadi yang tegas dan taat peraturan.

"Kita menjadi pribadi tegas dan tidak cengeng. Sehingga memotivasi diri menjadi disiplin, tidak cengeng dan fokus pada tujuan untuk mengharumkan nama bangsa," kata Dista.

Orangtua Taruna Apri asal Padangsidempuan, Rusiani yang datang ke ATKP untuk melihat anaknya mengaku senang anaknya kembali dengan sehat dan dilatih mental menjadi lebih baik. "Perasaannya campur aduk ada sedih, senang juga. Senang melihat anak saya sampai meneteskan air mata," tuturnya. (R19/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru