Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Polisi Bongkar Rumah yang Dijadikan Lapak Judi dan Narkoba

- Jumat, 23 September 2016 10:54 WIB
193 view
Polisi Bongkar Rumah yang Dijadikan Lapak Judi dan Narkoba
SIB/Saut Parsaulian Sihombing
Petugas kepolisian dibantu masyarakat Jalan Gaharu Lingkungan X Kelurahan Gaharu Medan Timur membongkar rumah yang kerap dijadikan lapak narkoba dan judi, Kamis (22/9).
Medan (SIB)- Rumah yang diduga kerap dijadikan lapak mengkonsumsi sabu dan bermain judi di Jalan Gaharu Lingkungan X Kelurahan Gaharu, Medan Timur, akhirnya dibongkar paksa oleh petugas Sat Sabhara Polresta Medan, Polsek Medan Timur dan Muspika Kecamatan Medan Timur, Kamis (22/9).

"Kemarin sudah kami beri surat pemberitahuannya pada kepala lingkungan setempat untuk diserahkan ke pemiliknya. Setelah berkordinasi, barulah pembongkaran ini kami lakukan," kata Kasat Sabhara Polresta Medan, Kompol Siswandi, Kamis (22/9).

Menurut Siswandi, rumah yang dibongkar ini milik Karsinah (70). Pemilik rumah selama ini tidak tahu kalau kediamannya dijadikan lapak judi dan sabu-sabu.
"Yang punya rumah menyewakan rumahnya pada orang lain. Setelah habis kontraknya, rumah ini malah dijadikan lapak judi oleh pemuda sekitar," katanya.

Menurut Siswandi, rumah kosong ini sengaja digunakan pemuda untuk dijadikan tempat mengkonsumsi narkoba dan bermain judi. "Lokasi rumah ini cukup strategis bagi pengguna narkoba dan bandar untuk mengedarkan barang haramnya. Selama ini sudah banyak warga yang resah," kata dia.

Sementara itu, Kepala Lingkungan X, Kelurahan Gaharu, Sunarman menjamin tidak akan ada lagi perjudian dan narkoba di lingkungannya setelah lapak judi dan sabu dibongkar petugas Sat Sabhara Polresta Medan, Polsek Medan Timur dan Muspika Kecamatan Medan Timur. Sunarman yang ikut mendampingi pembongkaran mengatakan, dengan dirubuhkannya lapak judi ini, mudah-mudahan orang luar yang kerap menggunakan narkoba tidak datang lagi.

"Saya sendiri menjamin tidak akan adalah judi dan narkoba. Saya siap pasang badan untuk itu," katanya.

Meski berencana akan dibangun lagi untuk kebaikan pemilik bangunan, namun polisi tetap meminta wilayah itu dipantau. Polisi menegaskan tidak boleh lagi ada penyakit masyarakat di Gaharu.

"Saya sendiri yang akan memantau wilayah ini. Saya pastikan wilayah ini akan bersih," katanya.

Saat pembongkaran itu, kata dia, sejumlah pemuda yang kerap datang ke rumah tersebut sempat memprovokasi saat mendengar polisi dan pihak lingkungan akan membongkar lapak mereka. "Saat mendengar rumah ini mau dibongkar, ada yang coba-coba memprovokasi. Anehnya, yang memprovokasi itu bukan pemilik bangunan. Tapi mereka orang luar yang sering datang main judi di sini," kata Sunarman di sela-sela proses pembongkaran.

Dari pantauan di lokasi pembongkaran, banyak warga yang berkumpul sembari membantu merobohkan dinding rumah yang letaknya berada persis di dekat bantaran rel. Pembongkaran diawali dengan penjebolan atap dan dinding rumah. (A20/A17/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru