Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Anggota DPRD Medan Minta Tim Penertiban Reklame Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp 2 Miliar

- Senin, 26 September 2016 10:29 WIB
167 view
Anggota DPRD Medan Minta Tim Penertiban Reklame Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp 2 Miliar
Medan (SIB)- DPRD Medan meminta Tim Penertiban Reklame  yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas TRTB (Tata Ruang dan Tata Bangunan) agar menjelaskan penggunaan anggaran penertiban sebesar Rp2 miliar secara rinci. Demikian dikatakan anggota Pansus Reklame DPRD Medan Zulkifli Lubis ketika ditemui di ruang Fraksi PPP, Kamis (22/9).

Anggota Komisi C ini  mengaku tidak yakin kalau secepat itu habis anggaran penertiban Rp 2 miliar, sedangkan masih banyak  reklame berdiri di 13 titik zona larangan di  Medan. Malah Tim Penertiban minta penambahan anggaran Rp 1 miliar lagi.

"Karena itu, kami mengharapkan Ketua Pansus Reklame Landen Marbun  harus tegas dan memanggil Kadis TRTB Sampurno Pohan guna mengklarifikasi  pernyataannya yang dikutip di sejumlah media dalam Rapat Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD 2015 lalu yang mengutarakan penertiban reklame dihentikan karena kehabisan anggaran," ujarnya.

Zulkifli Lubis  mengharapkan Kadis TRTB jujur dan transparan khususnya dalam penggunaan anggaran penertiban reklame itu. Ia mengharapkan penertiban  di 13 zona larang harus terus dilaksanakan agar Pemko Medan memiliki wibawa. "Sekarang ini, kita melihat Walikota Medan seolah olah tidak ada wibawanya lagi dan tidak tegas dalam mengawal Perda Kota Medan. Di mana, dalam Perda sudah dibahas aturan pemasangan serta lokasi  reklame namun dilanggar pengusaha  reklame begitu saja. Ironisnya, tidak ada tindakan tegas dari Wali Kota Medan", katanya prihatin.

Pemko kata Lubis harus menuntaskan penertiban reklame  tanpa pandang bulu. Jika semuanya sudah tuntas di 13 titik larangan, barulah, Dinas TRTB kalau mau mengajukan revisi Perda silahkan. "Kita merasa prihatin setiap tahunnya retribusi pajak reklame menurun signifikan sementara reklame berdiri dimana-mana. Kondisi ini perlu perhatian kita bersama dan itu harus diaudit," tegas pengurus Pemuda HIKMA Kota Medan tersebut.(A10/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru