Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 16 Oktober 2026

Pemprovsu Sambut Gembira Penerbitan Al Quran Terjemahan Bahasa Batak Angkola

- Selasa, 06 Desember 2016 12:50 WIB
515 view
Pemprovsu Sambut Gembira Penerbitan Al Quran Terjemahan Bahasa Batak Angkola
SIB/Dok
Sekdaprovsu Hasban Ritonga menerima Buku Terjemahan Al Quran bahasa Batak Angkola oleh Kepala Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama Dr H Choirul Fuad Yusuf di Kantor Gubsu, Senin (5/12). Hadir mendampingi Sekdaprovsu Assisten Administ
Medan (SIB) -Pemprovsu menyambut gembira atas penyusunan dan penerbitan terjemahan Al Quran Bahasa Batak Angkola yang dilakukan Badan Litbang Kementerian Agama RI. Rencananya peluncuran  Al Quran Bahasa Batak Angkola itu  dilaksanakan tanggal 19 Desember mendatang oleh Menteri Agama RI.

"Atas nama masyarakat dan  Pemprovsu kami sangat berterimakasih dan menyambut gembira penerbitan terjemahan Al Quran berbahasa Batak Angkola ini. Kami yakin buku ini akan sangat bermanfaat," kata Sekretaris Daerah Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Hasban Ritonga saat menerima kunjungan Kepala Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan  Kementerian Agama Republik Indonesia Dr  H Choirul Fuad Yusuf, M.Si  dan tim penyusun di Kantor Gubsu, Senin (5/12).
Hadir mendampingi Sekdaprovsu antara lain Kepala Dinas Kominfo HM Fitriyus dan Kabag Agama Biro Binsos Muhammad.

Menurut Hasban, terjemahan Al Quran berbahasa Angkola sangat berharga bagi khazanah pustaka di tanah air khususnya Sumatera Utara. "Ini merupakan karya yang sangat berharga terutama dalam upaya melestarikan Bahasa Batak Angkola," kata Hasban.

Selain itu, Al Quran bahasa Batak Angkola menurutnya sangat bermanfaat bagi warga masyarakat yang belum faham Bahasa Indonesia  agar bisa lebih memahami makna kandungan kitab suci Al Quran. "Kita yakin penerbitan ini sangat bermanfaat dan kami sangat berterimakasih kepada Badan Litbang Kemenag Ri," ujar Hasban.

Dalam kesempatan itu, Sekdaprovsu menerima Buku Terjemahan Al Quran Bahasa Batak Angkola oleh Kepala Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan  Kementerian Agama Republik Indonesia Dr. H. Choirul Fuad Yusuf. 

Choirul menjelaskan kunjungan ke Sumut dalam rangka  menyampaikan informasi tentang peluncuran Produk Litbang Kemenag RI,  terkait  terjemahan Al Quran bahasa daerah yakni bahasa Batak Angkola dan dua terjemahan Al Quran lain, yaitu terjemahan Bahasa Bolaang Mangondow Sulawesi Utara dan Bahasa Toraja yang juga turut diluncurkan.  Selain itu pihaknya juga akan meluncurkan Ensiklopedi pemuka agama multikultural nusantara.

"Tujuan penerjemahan Al Quran berbahasa daerah yang pertama untuk  melakukan konservasi bahasa daerah dimana berdasarkan beberapa indikator saat ini muncul fenomena kepunahan bahasa daerah yang sedang terjadi. Inilah satu upaya untuk melestarikan bahasa daerah," kata Choirul.

Berdasarkan salah satu penelitian LIPI,  dari 600 bahasa daerah di Indonesia, saat ini hanya tinggal separuh saja yang bisa dipakai.

Tujuan kedua, lanjutnya,  untuk memerkuat pemahaman Al Quran bagi masyarakat yang belum bisa berbahasa Indonesia. Tujuannya agar bisa meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al Quran. "Dengan adanya terjemahan Al Quran berbahasa daerah tentunya diharapkan dapat membantu dan meningkatkan pemahaman Al Quran bagi masyarakat berbahasa Angkola yang belum bisa berbahasa Indonesia. Dengan demikian, pemahaman masyarakat terhadap Al Quran bisa lebih baik terutama dalam kondisi seperti ini," ujarnya.

Kenapa Bahasa Angkola yang dipilih, menurut dia itu berasal dari kesepakatan hasil diskusi Tim Penerjemahan Litbang. "Kita tahu,   Bahasa Batak itu ada beragam. Namun Bahasa Angkola bahasa Lingua Franca yang merupakan bahasa yang bisa dipakai dan difahami sub Bahasa Batak lainnya," jelasnya. (A12/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru