Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 10 Agustus 2026

Siapkan Pelayanan Prima Selama 24 Jam, Poldasu akan Luncurkan E-Policing

- Kamis, 02 Februari 2017 16:10 WIB
476 view
Medan (SIB) -Poldasu dan jajarannya berkomitmen meningkatkan pelayanan berbasis Informasi Teknologi (IT) kepada publik, sehingga mendukung pelayanan prima kepada masyarakat selama 24 jam sehari serta 7 hari seminggu tanpa batas ruang dan waktu.

Kepada wartawan, Selasa (31/1), Kasubbid Penmas Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan mengatakan, dengan peningkatan pelayanan IT itu, diharapkan pelayanan kepolisian dapat terselenggara dengan cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif dan mudah diakses. Untuk itu Poldasu dan jajaran akan meluncurkan program Elektronic Policing (E- Policing), yang merupakan program pemolisian di era digital secara elektronik atau pemolisian secara online.

Ditambahkan, program ini merupakan suatu inovasi sistem kerja berbasis IT yang dilakukan Polri, guna meningkatkan pelayanan kepada publik. Dalam pelayanan yang berbasis IT itu, E- Policing mempunyai 3 konten yaitu Informatif, Interaktif dan Transaktif.

"Informatif adalah komunikasi bersifat satu arah (statis,dinamis). Sedangkan Interaktif yaitu komunikasi dua arah tentang interaksi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, misalnya ada ranya jawab serta cepat reaksi. Sementara, Transaktif yaitu interaktif yang tercipta dengan menjembatani suatu individu atau kelompok untuk diteruskan dengan individu atau kelompok lainnya, misal pengaduan masyarakat tentang adanya kasus kebakaran, disamping memberitahu petugas Polri juga menghubungi pemadam kebakaran," ujarnya.

Disebutkan, di era kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat berdampak terjadinya globalisasi. Selain segi positif, globalisasi juga membawa permasalahan yang berkaitan dengan gangguan keamanan atau kejahatan yang terjadi dalam masyarakat akan menjadi kompleks dan semakin canggih, karena semakin terorganisir secara profesional dan memanfaatkan teknologi dan peralatan modern yang dilakukan orang-orang yang ahli.

"Ini membuat kejahatan semakin sulit untuk dicegah, dilacak dan dibuktikan. Selain itu, tuntutan dan harapan masyarakat terhadap kinerja polisi dalam menyelenggarakan pemolisiannya akan semakin meningkat, yaitu pelayanan prima kepolisian dalam konteks ini dapat dipahami sebagai pelayanan yang cepat, tepat, akurat, tranparan, akuntabel informatif dan mudah diakses," katanya.

Menghadapi hal itu, tambahnya, Polri perlu membuat model pemolisiannya dengan memperhatikan sejumlah hal antara lain manfaat bagi kemajuan bangsa dan negara, kesejahteraan masyarakat, kemajuan institusi Polri, model pemolisian baik yang berbasis wilayah, kepentingan maupun dampak masalah (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, keamanan dan keselamatan.

Disebutkan, E-Policing menjadi harapan sekaligus ancaman. Di era digital, E-Policing merupakan kebutuhan bagi institusi kepolisian untuk dapat terus hidup tumbuh dan berkembang, dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang modern dan demokratis dalam rangka mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial. Dengan membangun sistem, akan menjadi suatu harapan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan cepat tepat, akurat, transparan, akuntabel informatif dan mudah diakses, dimana ide-ide kreatif bagi para petugas polisi pun dapat disalurkan tanpa terhambat/terbentur dari sistem-sistem birokrasi yang feodal dan konvensional.

"E-Policing bukan berarti menghapus cara-cara manual yang masih efektif dan efisien dalam menjalin kedekatan serta persahabatan antara polisi dengan masyarakat. Program itu justru menyempurnakan serta meningkatkan kualitas kinerja sehingga polisi benar-benar menjadi sosok yang profesional, modern dan terpercaya sebagai penjaga kehidupan sosial, pembangunan peradaban dan pejuang kemanusiaan seperti Community Policing yaitu dengan mengedepankan tiga pilar (Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Kepala Desa)," tegasnya.

Dijelaskan, Poldasu dan seluruh Polres sejajaran akan meluncurkan program E-Policing pada Minggu,  05 Februari 2017 di Lapangan Merdeka Medan oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (A16/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru