Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Istri Ketua MD GPdI Sumut - Aceh Pdt Tiurlan Br Ritonga Meninggal

- Jumat, 13 Oktober 2017 21:40 WIB
1.748 view
Istri Ketua MD GPdI Sumut - Aceh Pdt Tiurlan Br Ritonga Meninggal
SIB/Dok
DOA DAN KATA PENGHIBURAN : Pimpinan Gereja Ortodox Indonesia Pater Dr CP Manalu MMin di kompleks Gereja Ebenhaezer Kampung Lalang, Medan, Rabu, (11/ 10), memimpin doa dan kata penghiburan disampaikan Dr Adolfina Koamesakh MHum di depan jasad Pdt Tiurlan B
Medan (SIB) -Pdt Tiurlan Br Ritonga meninggal dunia dalam usia 54 tahun, Selasa (10/10). Menurut rencana, jasad istri Ketua MD GPdI Sumut - Aceh Pdt Samuel Ghozali SE itu dikebumikan, Jumat (13/10) diberangkatan dari rumah duka kompleks Gereja Ebenhaezer Kampunglalang Medan.

Pada Kamis (12/10), diadakan doa tutup peti yang diikuti puluhan pendeta dangembala jemaat di lingkungan Gereja Pentakosta di Indonesia. Dalam kebaktian yang dipimpin Ketua BPD GBI Sumut - Aceh Pdt Yafet Marbun (Ketua BPD GBI Sumut - Aceh) terlihat para pimpinan gereja di antaranya Ketua PGPI Sumut - Aceh Pdt Dr Paul F Wakkary, Pdt Drs JW Panjaitan (GPI), Pdt Dr David Mariepan (Gereja Elim), Pdt S Simanjuntak (Wakil Sekretaris PGPI Sumut - Aceh), Pdt Oloan Sibatuara (GPdI), Pdt Edy Purba (Ketua PGPI Labuhanbatu), Pdt Aritonang, Pdt Pateriot Sembiring, Pdt Sitorus dan Pdt Jhonny Seragih serta tokoh pemuda Binsar Simatupang SE MM.

Menurut Binsar Simatupang, tidak ada riwayat penyakit serius yang dialami almarhumah. "Pdt Tiurlan Br Ritonga selama ini sehat-sehat. Tak ada pesan khusus almarhum," jelasnya.

Bahkan, malam sebelum menghadapNya, Pdt Tiurlan memimpin kebaktikan kematian seorang jemaatnya di kilometer 10 Medan - Binjai. "Suami Pdt Tiurlan, Pdt Samuel Ghozali bahkan diagendakan membawa acara penguburan hela kakak kami dari gereja GPDI," ujar Roswitha T P Silaban.

Sebelum puluhan pendeta dan gembala jemaat melakukan doa bersama, tokoh lintas gereja melakukan hal serupa seperti dilakukan Pimpinan Gereja Ortodox Indonesia Pater Dr CP Manalu MMin dan Dr Adolfina Koamesakh MHum. (Rel/R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru