Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Pelaku Penggelapan Uang Bank BRI Medan Belum Ditangkap

- Selasa, 17 Oktober 2017 12:12 WIB
459 view
Pelaku Penggelapan Uang Bank BRI Medan Belum Ditangkap
Medan (SIB)- Petugas Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Poldasu dan Sat Reskrim Polrestabes Medan mengaku masih terus memburu pelaku penggelapan uang tunai sebanyak Rp6 miliar, yang diduga dilakukan oleh 2 oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Putri Hijau Medan.

Kepada wartawan melalui telepom seluler, Senin (16/10) malam, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, dalam penanganan kasus itu serta memburu para pelaku, Poldasu dan Polrestabes Medan sudah membentuk empat tim. Dalam pelaksanaan tugas itu, Poldasu akan berkoordinasi dengan Polda sekitar yang berbatasan langsung seperti Polda Aceh, Polda Sumbar, serta Polda Riau.  "Pasti akan ada koordinasi dengan Polda perbatasan, hal menjadi teknis untuk menangkap pelaku," ujarnya.

Terpisah, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Poldasu AKBP Faisal Florentinus Napitupulu menambahkan, keempat tim yang dilibatkan berisikan personil terbaik dari Resmob Poldasu serta Polrestabes Medan.  "Ini masih kami kerjakan. Mohon dukungan doanya, mudah-mudahan bisa terungkap dalam waktu dekat," katanya.

Diketahui sebelumnya, uang tunai milik Bank BRI senilai Rp6 miliar diduga digelapkan dua oknum petugas Tambahan Kas Kantor (TKK) BRI Cabang Putri Hijau Medan bernama Boy Nanda dan Herman.

Selain menggelapkan uang, keduanya juga membawa kabur 1 unit mobil jenis Xenia warna hitam BK 1602 EB.

Kasus penggelapan itu terkuak setelah kedua pelaku yang tanpa didampingi pengawalan aparat keamanan, menarik uang sebesar Rp6 miliar di Bank Indonesia Jalan Balai Kota Medan, Jumat (13/10) siang. Usai menarik uang itu dari Bank Indonesia, keduanya tidak menyetorkannya ke Bank BRI Cabang Putri Hijau dan kabur dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia. Kasus itu dilaporkan ke Polrestabes Medan dalam laporan No :  STPL/2072/X/2017/SPKT Restabes Medan. (A15/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru