Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Poldasu Gelar Operasi Keselamatan Toba

* Sehari 66-70 Nyawa Melayang di Jalanan
- Jumat, 02 Maret 2018 20:28 WIB
361 view
Poldasu Gelar Operasi Keselamatan Toba
SIB/Dok
GELAR PASUKAN: Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw memimpin gelar pasukan Operasi Keselamatan Toba 2018, di Lapangan KS Tubun, Kamis (1/3).
Medan (SIB) -Polda Sumatera Utara menggelar Operasi Keselamatan Toba 2018, bertempat di Lapangan KS Tubun, Kamis (1/3). Operasi ini mengangkat tema meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polda Sumatera Utara.

Menurut data Korps Lantas Polri menyebut, dalam sehari, kecelakaan merenggut sedikitnya 66 nyawa (2017) dan 70 nyawa (2016) di tanah air. Jumlah surat tindakan langsung (tilang) begitu banyak. Di 2016 sebanyak 6.272.375 lembar dilayangkan. Angka ini membengkak pada 2017 mencapai 7.42.481 lembar. Trend kenaikannya bahkan mencapai 15 persen.

Selain tilang, jumlah teguran juga tinggi. Pada 2017 tercatat 3.225.098 pelanggaran yang kena teguran. Angka ini jauh lebih besar dari tahun 2016 yakni 2.225.404 pelanggaran.

Selain tilang dan teguran, angka kecelakaan juga fantastis. Di 2016 terdata 105.374 kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan itu telah merenggut 25.859 nyawa, melukai (parah) 22.939 orang dan 129.913 orang mengalami luka ringan.

Meski menurun, angka kecelakaan lalu lintas juga masih besar di tahun 2017. Tercatat terjadi 98.419 tabrakan yang telah menewaskan 24.213 jiwa, melukai 16.159 orang secara parah dan luka ringan 115.566 orang. Dari kejadian itu, kerugian material mencapai Rp226.416.414.497 pada 2015, dan Rp212.930.883.536 pada 2016.

"Kami menyadari, mengatasi permasalahan bidang lalu lintas wajib ada tindakan dan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," kata Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw usai apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Toba-2018 di Lapangan KS Tubun Markas, Polda Sumut, Tanjung Morawa, Kamis (1/3).

Kepala Korps Lalulintas Polri dalam amanatnya yang dibacakan Kapoldasu mengatakan, keamanan dan kelancaran arus lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian bangsa. Sebab itu pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini sekaligus cermin keberhasilan dari pembangunan peradaban modern.

"Sebab itu Polri khususnya Polantas bersama stakeholder dan pemerintah bertanggung jawab untuk membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap UU Nomor 2 tahun 2009 tentang lalu lintas," kata Waterpauw.

Apel ini dihadiri Gubernur Sumut diwakili Staf Ahli Naoval Mahyar, Pangdam I/BB diwakili staf ahli Bidang Hukum Kolonel Infantri Martohap S, Kajati diwakili Kabag TU Dhamabella Tymbas, Ketua Pengadilan Tinggi diwakili Sazilli, Danlantamal diwakili Dan Pom Lantamal I/Letkol Laut Cholid Bambang Wahyudi, Pangkosek Marsma TNI Tribowo Budi Santoso, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Marsauli Siregar dan Kepala Binda Brigjen TNI Agus Hermawan. (A18/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru