Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 10 Agustus 2026

Ditabrak KA, Daniel Sibuea Tewas Nyemplung ke Sungai Denai

- Rabu, 07 Maret 2018 10:41 WIB
786 view
Ditabrak KA, Daniel Sibuea Tewas Nyemplung ke Sungai Denai
SIB/Roy Surya Damanik
DITABRAK KA: Warga mengangkat jasad Daniel Sibuea yang sempat nyemplung ke Sungai Denai setelah ditabrak KA di jembatan Jalan Pelikan Raya, Selasa (6/3).
Medan (SIB) -Seorang bocah laki-laki bernama Daniel Sibuea (12) yang tinggal bersama orangtuanya di Jalan Kiwi XI Perumnas Mandala, Percut Seituan, ditabrak kereta api (KA) di jembatan Jalan Pelikan Raya hingga nyemplung ke Sungai Denai, Selasa (6/3) sore.

Seorang pria bermarga Marpaung (48) ketika diwawancarai di lokasi kejadian mengungkapkan, saat itu Daniel tidur-tiduran di atas jembatan  yang juga rel kereta api.

"Saat itu saya sedang mencuci plastik di pinggir sungai. Saya melihat seorang bocah tiduran di atas rel. Sempat saya berteriak memperingati supaya bocah tersebut jangan tidur di rel," ungkapnya.

Tak berapa lama KA yang datang dari arah Bandara Kualanamu ke arah Medan melintas di lokasi.

"Seketika itu juga tubuh korban terjatuh ke sungai dalam kondisi terluka parah. Saya langsung berenang dan membawa tubuh korban ke pinggir sungai. Setelah itu saya beritahukan ke warga yang lain," katanya.

Pantauan wartawan, seratusan warga mengerumuni lokasi  melihat jasad korban. Tak lama personil Lantas Polsek Percut Seituan tiba dilokasi memintai keterangan saksi-saksi. Di saat bersamaan jasad korban dievakuasi warga.

Seorang personil Lantas yang tak ingin namanya dikorankan mengatakan, keluarga korban sudah membuat pernyataan supaya jasad tak dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

Rospita br Saragih (77) opung atau nenek korban tak kuasa menahan tangisnya atas kepergian cucunya yang masih duduk di bangku kelas 2 SD itu. "Orangtua cucu saya ini sudah berpisah. Tadi cucu saya sempat mengajak makan, Ayo makan opung katanya sama aku," ucapnya sembari meneteskan air mata.

Namun tiba-tiba Rospita br Saragih langsung pingsan, sehingga warga membopong tubuhnya ke atas becak dayung guna dibawa ke rumahnya. Sedangkan jasad korban sekira pukul 17.00 WIB, masih tetap berada di lokasi guna menunggu kendaraan yang nantinya membawa korban ke rumah duka. (A16/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru