Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 02 Juni 2026

Wali Kota Medan Tutup Porseni YPK Don Bosco Keuskupan Agung Medan

- Selasa, 13 Maret 2018 13:12 WIB
515 view
Wali Kota Medan Tutup Porseni YPK Don Bosco Keuskupan Agung Medan
SIB/Oki Lenore
Tutup Porseni: Wali Kota diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Sabtu, (10/3) menutup Porseni Yayasan Perguruan Katolik (YPK) Don Bosco KAM di Medan International Convention Centre . Sejumlah petinggi diulosi di kegaitan tersebut oleh
Medan (SIB) -Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Sabtu, (10/3) menghadiri acara puncak sekaligus penutupan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Yayasan Perguruan Katolik (YPK) Don Bosco Keuskupan Agung  Medan (KAM) di Medan International Convention Centre (MICC).

Dalam acara meriah bertabur bintang itu, wali kota menyambut baik kegiatan dalam menggali potensi seni dan olah raga para siswa. "Porseni YPK Don Bosco menjadi wahana bagi siswa untuk menggali potensi olah raga dan seni yang ada dalam dirinya," tambahnya sambil menambahkan YPK Don Bosco KAM telah menunjukkan suatu kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Hal serupa diutarakan Ketua DPRD Medan Hendri Jhon Hutagalung SH MSi. Menurutnya, melalui kegiatan terarah yang bermuatan religi akan melahirkan generasi muda yang berkualitas hingga pada muaranya Medan menjadi rumah bersama yang sangat indah dalam menjayakan Indonesia.

Uskup Agung Medan Mgr Dr Anicetus B Sinaga OFM Cap menegaskan, gereja Katolik ingin menjadi institusi terdepan dalam ikut membangun manusia Indonesia seutuhnya melalui ragam kegiatan termasuk Porseni YPK Don Bosco.

Ketua YPK Don Bosco Ps Joddy Morison Turnip SJ menegaskan, Porseni YPK Don Bocso yang rutin diadakan per empat tahun tak semata untuk mempertandingkan ragam olahraga dan seni tapi melatih untuk melahirkan atlet dan penyenandungNya untuk mencitpakan manusia Indonesia seutuhnya, baik dalam mencetak pimpinan bangsa yang berakhlak dan religi.

Ketua Panitia Porseni YPK Don Bosco Drs C Tarigan melaporkan, kegiatan yang berlangsung sebulan penuh tersebut dimulai dengan parade seni yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Medan. "Pada saat itu seluruh siswa di naungan YPK Don Bosco menampilkan ragam seni etnik dan modern serta raga olahraga yang memberi warna tersendiri bagi Medan," tambahnya didampingi Sekretaris Drs Peri Nainggolan MPd dan Liberty Pakapahan serta Drs Hendrik Sitompul MM yang kemudian meninggalkan kegiatan karena harus mengikuri Rakernas Partai Demokrat di Bali.

Acara didahului Misa Ekaristi dipimpin Uskup Agung Medan diikuti puluhan biarawan seperti Pastor Erwin Manullang, Antonius Tumanggor dari Bina Media Perintis serta penampilan musik etnik dari Budi Murni 1 Medan pimpinan Agustinus Lumban Gaol serta ditutup pemberian hadiah pada para pemenang. (R10/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru