Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 April 2026

Harga Bawang Putih Meroket di Medan, TPID Diminta Lakukan Stabilisasi

- Selasa, 20 Maret 2018 15:13 WIB
333 view
Harga Bawang Putih Meroket di Medan, TPID Diminta Lakukan Stabilisasi
 Medan (SIB)-  Harga bawang putih meroket di pasaran di Medan Lonjakan harga yang tidak seperti biasanya itu terjadi secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat. Proses kenaikannya sangat spontan. Di awali sempat naik menjadi Rp 25.000 per kilogram dan terus meroket di angka Rp30,000 per kilogram. "Saat ini harga bawang putih naik menjadi Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per Kg.

Sementara bawang merah masih stabil di angka Rp 24.000 hingga Rp 26.000 per Kg. Padahal sebelumnya harga bawang putih masih sama dengan harga bawang merah",ujar Ekonom di Sumut Gunawan Benyamin kepada wartawan,Senin siang (19/ 3). Gunawan menyebutkan , lebih dari 90% kebutuhan bawang di Sumut kita didatangkan dengan cara impor. Jadi memang untuk meredamnya saat ini juga bisa dilakukan dengan cara mengimpor. Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil dan sejumlah harga kebutuhan sayur mayur malah mengalami penurunan. "Tomat, wortel dan kentang terpantau turun signifikan.

Sejauh ini penurunan tersebut memang sangat menganggu para petani kita. Tiga komoditas tersebut umumnya dihasilkan di dataran tinggi di wilayah Kabupat Karo. Namun, harga cabai merah dan rawit masih stabil belakangan. Kita bisa memastikan bahwa dampak dari erupsi Gunung Sinabung sebelumnya sudah tidak membuat volatilitas harga pangan bergejolak. Semuanya terpantau stabil.

Walaupun untuk komoditas cabai merah saat ini dijual dikisaran Rp44.000 hingga Rp 48.000 per Kg masih terbilang sangat mahal", beber Gunawan Benyamin. Ironisnya lanjut Gunawan, kenaikan harga bawang putih itu tidak memberikan nilai tambah bagi petani di Sumut,karena komoditi ini didatangkan dari negara lain. Lain halnya kenaikan harga cabai yang memberikan nilai tambah bagi petani kita, meskipun konsumen sedikit dirugikan. Sementara anjloknya harga wortel, kentang dan tomat jelas akan sangat menguntungkan konsumen saja. "Kita berharap TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) maupun pihak terkait melakukan stabilisasi harga bawang putih tersebut. Pada dasarnya bawang putih ini dihasilkan dengan cara impor," imbuh Gun.(A2/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Teheran(harianSIB.com)Militer Iran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup pada hari Sabtu (18/4/2026). Hal ini disampaikan komando militer