Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Panitia Paskah Nasional 2018 Audiensi ke Uskup Agung Medan

* Bonar Sirait: Penghargaan Luar Biasa Bagi Sumut
- Jumat, 23 Maret 2018 18:02 WIB
299 view
Panitia Paskah Nasional 2018 Audiensi ke Uskup Agung Medan
SIB/Dok
AUDIENSI: Ketua Harian Panitia Paskah Nasional Ir Bonar Sirait MSi didampingi pengurus lainnya, seperti penasehat Panitia JA Ferdinandus, Sekretaris I Jadi Pane SPd dan seksi-seksi lainnya, Ernita Bangun SE MSi, Dr Rosyani Hutagalung MTh, Tiopan Tampubolo
Medan (SIB) -Perayaan Paskah Nasional ke-14 di kawasan pinggiran Danau Toba merupakan penghargaan yang luar biasa bagi Sumut dari pemerintah pusat. Apalagi  Wagubsu Brigjen (Purn) Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MH menjadi ketua umum acara ini.

"Jadi kami dari panitia datang kepada bapak Uskup Agung Medan untuk menyampaikan program dan kegiatan yang akan dilakukan panitia. Tidak elok jadinya, kalau kami tak datang kepada bapak untuk menyampaikan kegiatan ini, karena sebelumnya kami sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan gereja di Pematangsiantar untuk mendapatkan restu, sehingga perjalanan panitia dalam menata acara ini hingga hari H berjalan dengan baik," kata Ketua Harian Panitia Paskah Nasional Ir Bonar Sirait MSi saat beraudiensi dengan Uskup Agung Medan, Monsignor (Mgr) Anicetus Bongsu Sinaga, OFM di kediamannya Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (22/3) petang.

Ikut beraudiensi, penasehat Panitia JA Ferdinandus, Sekretaris I Jadi Pane SPd, Ernita Bangun SE MSi, Dr Rosyani Hutagalung MTh, Tiopan Tampubolon SP, SB Sitompul dan Ny. SB Sitompul.

Dia menyampaikan, untuk menyukseskan acara ini merupakan tanggungjawab semua pihak terutama para pimpinan gereja di Sumut. Melalui perayaan Paskah Nasional ini juga diharapkan pembangunan di kawasan Danau Toba semakin diperhatikan oleh pemerintah pusat. "Sebab sudah terlalu lama kita menanti kemajuan Danau Toba, jadi tidak ada yang tak mungkin bagi Tuhan. Tentunya kita semua dapat bersatu menyukseskan, apalagi Presiden Jokowi akan hadir nanti," ujarnya.

Selain mengingat Perayaan Paskah Nasional semakin dekat, kata dia, ketua umum sudah menyampaikan kepada setiap kabupaten di kawasan Danau Toba dan para panitia agar dapat memberikan ide dan masukan untuk menyukseskan even nasional ini. Wagubsu perlu meminta kesiapan 8 kabupaten di kawasan Danau Toba, untuk dapat memberikan sumbangsih dan peran sertanya, agar tidak ada kendala dalam pelaksanaan nanti.

Sebelumya, Bonar Sirait juga menyampaikan, Paskah Nasional ke-14 akan dibuka 25 April 2018 di Sigulati Kabupaten Samosir dan Penutupan/Ibadah Raya tanggal 28 April 2018 di Balige, Kabupaten Tobasamosir. Paskah Nasional kali ini katanya bertema "Karya Terbesar" dan subtema "Merawat Keutuhan CiptaanNya".

Menurut Bonar, selain acara Paskah Nasional, juga digelar Kirab Obor Paskah "Perdamaian dan Kerukunan" dari Danau Tondano (Sulut) ke Danau Toba (Sumut). Parjalanan obor akan dimulai tanggal 19 Maret dari Danau Tondano (Sulut) melintasi 26 kota di Indonesia hingga menyinggahi Kota Medan, Pematangsiantar, Parapat, Pangururan, Sigulati dan tiba di Balige pada 28 April 2018.

Pelepasan Obor Paskah akan dimulai di tepi Danau Tondano pada 19 Maret 2018, karena menjadi titik awal keberangkatan mengingat tagline dan Kirab Obor Paskah 2018 ini adalah dari Danau Tondano ke Danau Toba. Lalu pada puncak acara perayaan Paskah 25-28 April 2018 di Samosir dan Tobasamosir.

Mendengar paparan Bonar Sirait, Uskup Agung Medan mengharapkan perayaan Paskah Nasional itu dapat berjalan lancar dan sukses. "Secara pribadi saya sangat menghargai kedatangan para panitia, apalagi kegiatan ini berhubungan dengan kesatuan bangsa. Khotbah kami juga selalu memersatukan bangsa, serta untuk kedamaian bangsa. Diharapkan semua kegiatan yang direncanakan panitia berjalan dengan baik," kata Uskup Agung Medan, Monsignor (Mgr) Anicetus Bongsu Sinaga, OFM yang menutup pertemuan itu dengan berdoa. (Rel/A11/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Eko Adhyaksono Jadi Wakajati Sumut

Eko Adhyaksono Jadi Wakajati Sumut

Batubara(harianSIB.com)Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan rotasi dan mutasi dilingkungan Kejaksaan RI. Salah satunya Wakajati Sulawesi Uta