Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 Juli 2026

Tak Bisa Mencoblos, Seratusan Warga di Medan Denai dan Medan Kota Protes

- Kamis, 28 Juni 2018 13:36 WIB
699 view
Tak Bisa Mencoblos, Seratusan Warga di Medan Denai dan Medan Kota Protes
Medan (SIB)- Tak diizinkan mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 26 yang terletak di Jalan Tiung Raya Ujung/Jalan Elang Kelurahan TSM 2, Kecamatan Medan Denai, belasan warga Jalan Elang melakukan aksi protes terhadap Pengawas TPS, Rabu (27/6) siang.

Pantauan wartawan tak jauh dari TPS 26, awalnya warga sejak pukul 07.00 WIB berbondong-bondong ke lokasi untuk memilih Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) yang diidolakan warga. Tepat pukul 12.15 WIB, satu persatu warga yang tidak mendapat formulir C6 datang dan menunjukkan KTP-nya ke Pengawas TPS agar bisa mencoblos. Tak lama kemudian belasan warga juga datang ke lokasi dan menunjukkan KTP.

Namun Pengawas TPS menanyakan undangan C6 kepada warga. Saat itu banyak warga mengaku tidak mendapat C6. Pengawas TPS mengatakan bahwa warga yang bisa mencoblos dengan menunjukkan KTP dibatasi dan jumlahnya hanya 40 warga. Namun sudah 40 warga sudah memilih dengan membawa KTP.
Belasan warga tersulut emosi lantaran tak diizinkan mencoblos. Adu mulut antara warga dan Pengawas TPS tak terhindarkan. Akhirnya warga yang kesal bercampur emosi langsung meninggalkan lokasi dengan sia-sia.

Tak lama petugas gabungan dari Sat Sabhara Polrestabes Medan, Brimob Poldasu dan TNI bersenjata lengkap tiba di lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Setelah menanyai warga dan Pengawas TPS, petugas meninggalkan lokasi yang sudah kondusif itu.

Rawan Intimidasi
Sementara itu Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dan jajaran serta Forkopimda melakukan pengecekan di sejumlah TPS yang dianggap rawan adanya intimidasi terhadap masyarakat yang hendak memilih Cagubsu/Cawagubsu, Rabu (27/6) pagi hingga siang.

Pantauan wartawan, adapun TPS yang dicek Kapolrestabes itu di antaranya TPS 3 Jalan Gandi Kelurahan Seirengas, Kecamatan Medan Area. TPS 1, 2, 3 hingga 10 di Jalan Sentosa Lama Dilalas, Kecamatan Medan Barat, TPS 1 Jalan Sei Deli Medan dan TPS Xll Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Seimati, Kecamatan Medan Maimun.

Di sela-sela pengecekan TPS, Kapolrestabes saat diwawancarai mengucapkan puji syukur karena Pilkada lancar dan aman. "Semua berkat doa seluruh warga Kota Medan dan kerja yang sungguh-sungguh dari semua pihak untuk menciptakan rasa aman, baik seluruh anggota Polri, rekan dari TNI, Pemda, Penyelenggara Pemilihan, pasangan calon (Paslon) kepala daerah dan pendukung," ujar Kombes Dadang.

Di lokasi terpisah, sedikitnya 80 orang warga Jalan Menteng II Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai dan puluhan warga di Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota protes karena tak dapat menggunakan hak suaranya lantaran tidak mendapat surat undangan atau C6. Sedangkan sebagian lagi tak terdaftar di DPT untuk memilih.

Aksi protes yang dilakukan hingga Rabu malam itu nyaris ricuh hingga petugas gabungan dari Polrestabes Medan, Brimob Poldasu dan TNI yang mendapat informasi, tiba di lokasi dan situasi akhirnya tenang.

Hendi salah seorang anggota KPPS ketika dikonfirmasi di lokasi mengatakan, sedikitnya 80 orang warga yang merupakan penduduk lama menetap malah tak dapat menggunakan hak pilihnya. "Awalnya warga diminta menunggu pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Namun hingga pukul 19.00 WIB, belum juga jelas tindaklanjutnya. Jika begini bagaimana Pemilu bisa berjalan lancar, sedangkan surat suara bisa kehabisan. Kami sudah dicoklik oleh petugas KPU. Saya merupakan anggota KPPS, namun saya sendiri tak dapat memilih, ini bagaimana ceritanya," kata Hendi kesal.

Lanjutnya, tadi aparat Kepolisian dan TNI datang ke sini guna mengecek terkait informasi adanya keributan.
"Situasi sudah kondusif setelah petugas datang ke sini," pungkasnya. (A16/q)


PROTES WARGA: Petugas gabungan dari Sat Sabhara Polrestabes Medan, Brimob Poldasu dan TNI bersenjata lengkap mendatangi lokasi TPS 26 Jalan Tiung Raya Ujung/Jalan Elang Kelurahan TSM 2, Kecamatan Medan Denai, pasca terjadinya protes warga karena tak diizinkan menggunakan hak pilihnya memilih Cagubsu yang hendak dipilih, Rabu (27/6). (Foto SIB/Roy Surya Damanik)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru