Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 06 Juni 2026

Banyak Kabel Listrik Kendor, DPRD Sergai Diminta Panggil Pimpinan PLN Seirampah

- Senin, 16 Juli 2018 11:41 WIB
270 view
Banyak Kabel Listrik Kendor, DPRD Sergai Diminta Panggil Pimpinan PLN Seirampah
Sergai (SIB) -Ketua Perhimpunan Pemulung Hendrianto Siregar meminta DPRD Serdangbedagai (Sergai) memanggil Kepala PLN Rayon Seirampah untuk menjelaskan penyebab banyaknya ditemukan kabel tegangan rendah (TR) yang menjuntai dan nyaris menyentuh tanah. Pimpinan PLN Rayon Seirampah juga perlu karena tidak peduli terhadap kondisi itu.

"Ini merupakan kesalahan dalam pelayanan publik. DPRD Sergai harus bertindak dengan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) menghadirkan pihak PLN. Karena dalam setahun belakangan, ada 3 kasus kabel menjuntai karena kendor di wilayah kerja mereka dan terakhir nyaris menyentuh tanah di Dusun III Desa Nagur Tanjungberingin yang hingga sekarang belum juga dibenahi," ujar Siregar kepada SIB, Minggu (15/7) di Seirampah.

Menurutnya, keteledoran pihak PLN itu tak dapat dianulir lagi karena terkesan ada gejala pembiaran yang bisa berakibat fatal bagi masyarakat setempat. 
Dalam pemberitaan koran SIB baru-baru ini, sambung Siregar, pimpinan PLN Rayon Seirampah  memberikan penegasan tidak dibenarkan jika ada kabel PLN yang menjuntai, apalagi sampai nyaris menyentuh tanah. 

"Namun anehnya, mengapa di lapangan masih banyak ditemukan hal tersebut. Padahal, masyarakat sudah sering melaporkan hal tersebut. Kalau ada korban jiwa maka keteledoran itu harus dibayar mahal dengan nyawa.

Untuk itu, pihaknya meminta kepedulian dari segenap anggota legislatif di Sergai yang memiliki wewenang dalam mengawasi kinerja suatu instansi publik agar segera memanggil yang bersangkutan guna memertanggungjawabkan apa yang telah mereka perbuat.

"Jika ditemukan ada unsur kelalaian yang disengaja, kami minta pihak PLN Rayon Seirampah itu segera ditindak. Sebelum ada korban jiwa yang harus merasakan dampak dari kelalaian perusahaan milik negara tersebut," pinta Siregar menutup. (MRF/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru