Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 23 Juni 2026
Ketua Hukum dan Advokasi DPP KNPI Robi Marpaung

Krisis Kepemimpinan Hambat Kemajuan Membangun Indonesia

- Senin, 29 Oktober 2018 13:27 WIB
478 view
Krisis Kepemimpinan Hambat Kemajuan Membangun Indonesia
SIB/Fernandez Silaban
Robi Anugerah Marpaung SH MH, Ketua Bidang Hukum DPP KNPI saat memberikan kata sambutan dalam acara peresmian Rumah Aspirasi Robi Anugerah Marpaung (RAM) di Jalan Sakti Lubis Medan Kota, Minggu (28/10).
Medan (SIB)- Berkurangnya nilai-nilai moral dan  keteladanan sosial dewasa ini menjadi salah satu  penyebab lambatnya progres kemajuan dan pembangunan di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Krisis kepemimpinan mengakibatkan terjadinya degradasi moral yang berdampak terjadinya sikap apatisme masyarakat atau sikap yang cenderung tidak peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Hal itu diungkapkan Robi Anugerah Marpaung, pada saat acara peresmian Rumah Aspirasi Robi Anugerah Marpaung, (RAM) di Jalan Sakti Lubis Medan, Minggu (28/10), yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

"Masalah paling krusial yakni nyaris tidak adanya keteladanan sosial. Pemimpin yang tidak bisa menjadi teladan, tidak bisa menjadi contoh bagi masyarakat "ujar Robi  yang juga ketua Bidang Hukum dan  Advokasi Dewan Pimpinan Pusat  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  dan Ketua Bidang Hukum Partai Golkar ini.

Robi juga mengajak masyarakat kususnya pemuda agar terus bergerak dan menggerakkan orang lain untuk ikut  berperan aktif dalam memajukan bangsa. "Masyarakat khususnya pemuda harus bangkit dan menggali potensi diri dan potensi masyarakat, kita  mulai dari hal kecil. 

Di Hari Sumpah Pemuda ini kita harus bangkit dan bersatu. Tidak boleh lagi antara satu dengan yang lain saling gontok-gontokan dan sikut menyikut," ujar Robi yang juga calon anggota DPR RI wilayah I Sumut dari Partai Golkar untuk Dapil Kota Medan, Deliserdang, Serdangbedagai dan Tebingtinggi itu.

Di sela-sela acara peresmian  tersebut, anak kedua dari lima bersaudara pasangan almarhum Asmin Marpaung dan ibu Farida Hariani ini juga mengatakan.  

Rumah Aspirasi RAM tersebut terbuka untuk masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan  berkonsultasi permasalahan hukum secara cuma-cuma.

Di akhir acara, Robi mendapatkan  tepung tawar  dari sang ibunda sebagai tradisi memberangkatkan Robi untuk maju menjadi ''Parhobas" atau pelayan masyarakat. (A20/l) 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru