Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Puluhan Warga Turun ke Jalan, Desak Presiden RI Aktifkan Kembali Kilang Minyak Pangkalan Brandan

Redaksi - Kamis, 27 Februari 2020 12:17 WIB
143 view
Puluhan Warga Turun ke Jalan, Desak Presiden RI Aktifkan Kembali Kilang Minyak Pangkalan Brandan
SIB/Lesman Simamora
TURUN KE JALAN : Puluhan warga Pangkalan Brandan turun ke jalan mendesak Presiden RI Joko Widodo mengaktifkan kembali kilang minyak Pangkalan, Rabu (26/2). 
Pangkalan Brandan (SIB)
Puluhan warga Pangkalan Brandan turun ke jalan menyampaikan aspirasi, Rabu (26/2). Mereka mendesak Presiden RI Joko Widodo, Menteri BUMN dan Dirut PT Pertamina (Persero) mengaktifkan kembali kilang minyak di Pangkalan Brandan yang telah ditutup sejak tahun 2006 lalu.

Warga bergerak dari Makam Pahlawan Jalan Thamrin, Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan, dan mereka konvoi dengan mengendarai sepedamotor di seputaran kota, kemudian berhenti di depan pintu gerbang PT Pertamina (Persero) RU II Area Pangkalan Brandan di Jalan Wahiddin.

Warga membentang poster di depan pintu gerbang perusahaan BUMN itu. Sejumlah personil kepolisian dari Polsek Pangkalan Brandan tampak berjaga-jaga untuk mengamankan jalannya aksi konvoi.

Ketua KNPI Kecamatan Babalan yang juga sekaligus sebagai koordinator lapangan, R Simanjuntak mengatakan, mereka sudah beberapa kali melakukan aksi, namun belum ada tanggapan, karena itu, masyarakat Pangkalan Brandan, kembali melakukan aksi.
Simanjuntak berharap kepada Presiden RI, Menteri BUMN, termasuk Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk membuka kembali sejarah dimana kilang minyak Pangkalan Brandan yang pertama sekali berdiri di Republik Indonesia.

"Daerah inilah sumber minyak pertama ditemukan di republik ini," tandasnya seraya mengingatkan pemerintah pusat agar tidak melupakan sejarah.

Sementara itu, Azhar Kasim menyatakan, kilang minyak ini memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah dan perkembangan industri perminyakan di tanah air. Kilang minyak ini, katanya, memberikan sumbangsih yang sangat besar buat pembangunan di negeri ini.

Karena itu, lanjutnya, seluruh elemen masyarakat di daerah ini tetap konsisten berjuang dengan harapan, agar kilang ini dioperasionalkan kembali untuk mewujudkan kemakmuran rakyat. "Dengan diaktifkannya kilang ini, roda ekonomi akan kembali tumbuh, dan berkembang seperti masa lalu," ujarnya. (M25/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru