Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Pemprov Sumut dan BNNP Sosialisasi Anti Narkoba ke Mahasiswa

Redaksi - Rabu, 11 Maret 2020 10:29 WIB
157 view
Pemprov Sumut dan BNNP Sosialisasi Anti Narkoba ke Mahasiswa
SIB/Dok
SOSIALISASI: Kepala Badan Kesbangpol Sumut Anthony Siahaan SE ATD Sosialisasi Anti Narkoba  sekaligus lakukan tes urine kepada 50 mahasiswa di Kampus Universitas HKBP Nommensen Medan, Senin
Medan (SIB)
Pemprov Sumut melalui Badan Kesbangpol Provinsi Sumut bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika Propinsi (BNNP) Sumut melakukan sosialisasi anti narkoba ke sejumlah mahasiswa sekaligus lakukan tes urine kepada 50 mahasiswa di Kampus Universitas HKBP Nommensen Medan. Sosialisasi itu dibuka Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi diwakili Kepala Badan Kesbangpol Sumut Anthony Siahaan SE ATD MT, Senin (9/3).

Hadir dalam acara itu Wakil Rektor III Dr Ir Sindak Hutauruk MSEE dan Tuangkus Harianja dari BNNP Sumut. Sedangkan narasumber yang hadir Kabid P2M BNNP Sumut T Harianja dengan materi P4GN di lingkungan Pemerintahan dan di lingkungan Pendidikan serta Ka UPT Rehabilitasi BNN Deli Serdang Heru Herlambang SAP dengan judul “Rehabilitasi Penyebab dan Penyalahguna Narkoba”.

Sedangkan tes urine berlangsung lancar dan mahasiswa mengikutinya dengan baik. Bahkan tes urin dipilih secara acak dari ruang kuliah oleh pihak dekanat didampingi pejabat Kesbangpol dan BNNP Sumut. Tema kegiatan yang diikuti 100 lebih mahasiswa ini, yaitu “Mari Kita Bergandengan Tangan Menuju Sumatera Utara yang Bersih, Beriman dan Bermartabat yang Terbebas dari Narkoba".

Kabid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya dan Ormas Badan Kesbangpol Sumut Malentina Ginting selaku ketua panitia melaporkan, acara ini dimaksudkan memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba guna mempersempit ruang gerak peredarannya.

Kesimpulan kegiatan ini antara lain pemerintah telah menetapkan peraturan yang tegas terhadap pengguna dan pengedar narkoba. Akan tetapi untuk menyelesaikan hal ini di tingkat kampus tidak bisa diselesaikan dengan tangan besi. Salah satu solusinya adalah dengan membentuk Satgas "Anti Narkoba di setiap Fakultas. Diperlukan peran aktif dari setiap mahasiswa untuk mendukung kampus bebas Narkoba," kata Anthony Siahaan.

Dikatakannya, Sumut menempati urutan ke-2 provinsi dengan pengguna narkoba terbanyak, tahun 2017 diperkirakan 256 ribu jiwa, dimana 17% pelakunya adalah pelajar. Oleh karena itu perlu diaktifkan berbagai kegiatan anti narkoba seperti membuat spanduk, film anti narkoba. Perlu ada regulasi resmi mengenai Narkoba di Kampus. Perlu dibentuk bagian konseling narkoba yang akan dijalankan oleh Fakultas Kedokteran dan Psikologi. Narkoba bukan solusi dari permasalahan yang kita hadapi. "Pondasi paling penting untuk menjauhkan kita dari narkoba adalah keluarga," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, kata dia, forum menyimpulkan agar seluruh masyarakat untuk proaktif, apabila ada indikasi narkoba di keluarga atau lingkungan sekitar. Karena nakoba itu merusak generasi bangsa dan generasi masa depan bangsa. “Jadikan Narkotika itu menjadi musuh utama bangsa kita. Sumut Bermartabat itu tanpa narkoba. Jika kita mampu membina mahasiswa saat ini untuk tidak bersentuhan malah benci dengan narkoba, maka mata rantai penyalahgunaannya akan putus dan generasi bangsa masa depan bebas narkoba,” tegasnya. (Rel/M11/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru