Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 21 Juni 2026

Diguyur Hujan Lebat, Perumnas Mandala “Dikepung” Banjir

Redaksi - Kamis, 11 Januari 2024 12:36 WIB
373 view
Diguyur Hujan Lebat, Perumnas Mandala “Dikepung” Banjir
Foto: SIB/Roy Damanik
BANJIR: Salah seorang pemuda terpaksa mendorong sepedamotornya yang mogok akibat melintas di lokasi banjir Jalan Rajawali I Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Rabu (10/1). 
Deliserdang (SIB)
Akibat diguyur hujan hingga berjam-jam lamanya, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang "dikepung" banjir, Rabu (10/1). Pantauan wartawan, hujan lebat terjadi sejak pagi. Hujan pun berhenti sekira pukul 11.30 WIB. Akibat hujan tersebut berdampak pada ruas jalan protokol yang terendam banjir hingga ketinggian air mencapai 15-50 Cm.

Sejumlah jalan yang mengalami banjir di antaranya Jalan Pelikan, Jalan Kiwi, Jalan Kenari, Jalan Garuda/Simpang Gagak Raya, Jalan Rajawali I, Jalan Garuda/Simpang Rajawali I, Jalan Garuda depan Sekolah Swasta Parulian 2 dan Jalan Murai.

Dampak negatif akibat banjir tersebut banyak kendaraan roda dua dan mobil mengalami mogok akibat melintas di lokasi banjir. Lokasi yang menjadi rawan banjir itu disebabkan buruknya drainase yang sudah lama tidak mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Selain itu drainase tertutup oleh cor semen di depan rumah warga.

Salah seorang tokoh pemuda setempat, N Peterson Rajagukguk saat diwawancarai, sangat mengharapkan adanya perhatian khusus dari pemerintah setempat terkait jalan-jalan di Perumnas Mandala yang terkenal rawan banjir."Tadi hujannya cukup lama hingga beberapa lokasi terendam banjir. Mau ke mana-mana tidak bisa lantaran banyak jalan dikepung banjir," ungkapnya.

Selama ini, sambung Peterson, Perumnas Mandala terkesan dianaktirikan. Sebab lokasi banjirnya di situ-situ saja. Harusnya ada solusi agar lokasi rawan banjir itu dibenahi.

"Sudah puluhan tahun Perumnas Mandala ini terkenal rawan banjir. Namun belum pernah ada solusi yang baik dari pemerintah setempat. Kan kasihan pemilik kendaraan mengalami mogok saat melintas di lokasi banjir. Diharapkan dalam waktu dekat ini ada solusi yang terbaik dari pihak-pihak terkait," harapnya.(**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru