Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD SU Desak PDAM Tirtanadi Jelaskan ke Publik Tertundanya Operasional SPAM Mebidang

* Padahal Sudah Diresmikan Presiden Jokowi Layani Kebutuhan Air Minum 88.000 Rumah
Redaksi - Sabtu, 20 Januari 2024 11:01 WIB
685 view
DPRD SU Desak PDAM Tirtanadi Jelaskan ke Publik Tertundanya Operasional SPAM Mebidang
Foto: Ist/harianSIB.com
Viktor Silaen SE MM 
Medan (SIB)
Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut Viktor Silaen SE MM mendesak PDAM Tirtanadi menjelaskan ke publik penyebab atau kendala tertundanya dioperasikannya proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Regional Medan, Binjai Deli Serdang (Mebidang) di kawasan Helvetia Medan, guna mengatasi krisis air di Medan.

"Kita tahu, Presiden Jokowi telah meresmikan penggunaan proyek SPAM Regional Mebidang ini pada Agustus 2023. Tapi sampai kini belum dioperasikan, untuk memenuhi kebutuhan air di kawasan Mebidang. Apa sebenarnya kendala, sehingga belum dioperasikan," tandas Viktor Silaen kepada wartawan, Jumat (19/1) di Medan.

Jika ada kendala ataupun hambatan yang datangnya dari Kementerian PUPR selaku penyelenggara proyek, tandas Viktor, sebaiknya PDAM Tirtanadi menyampaikannya ke publik atau pun ke lembaga legislatif, guna dicari solusinya, agar masyarakat Medan tidak terus-menerus mengalami krisis air minum.

Seperti diketahui, ujar anggota Komisi D ini, proyek SPAM Regional Mebidang diproyeksikan melayani kebutuhan air minum untuk 88.000 sambungan rumah (SR) atau sama dengan 440.000 jiwa di 10 kecamatan di Kota Medan, dua kecamatan di Kota Binjai dan satu kecamatan di Kabupaten Deli Serdang.

"SPAM Regional Mebidang ini menjadi salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk mengejar target air minum aman pada tahun 2024, sehingga Presiden Jokowi telah memerintahkan Kementerian PUPR untuk secepatnya menyelesaikannya," ujar Viktor.

Sebab, katanya, jika pemerintah tetap mengandalkan kebutuhan air di Kota Medan dari mata air Sibolangit, sudah tidak mencukupi, sehingga dicari sumber-sumber mata air, untuk diproduksi ke Kota Medan, di antaranya SPAM Regional Mebidang.

"Dulu memang volume air dari Sibolangit untuk kebutuhan masyarakat Kota Medan mencukupi, tetapi sekarang karena bertambahnya penduduk, kebutuhan air juga meningkat, sehingga pemerintah mencari solusi dengan membangun proyek SPAM Regional Mebidang," ujar Viktor Silaen.

Berkaitan dengan itu, anggota dewan Dapil Tapanuli ini mengingatkan PDAM Tirtanadi untuk segera menyampaikan ke publik apa kendala belum dioperasikannya SPAM Regional Mebidang tersebut, sehingga masyarakat memahami situasi kondisi air di Kota Medan saat ini.(**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru