Rabu, 19 Juni 2024 WIB

Dishub Gandeng PT KAI, Dirlantas Polda Sumut dan Jasa Raharja Sosialisasi di Sekolah

Danres Saragih - Kamis, 16 Mei 2024 19:28 WIB
475 view
Dishub Gandeng PT KAI, Dirlantas Polda Sumut dan Jasa Raharja Sosialisasi di Sekolah
Foto: Dok/Dishub Sumut
FOTO BERSAMA: Muchsin Harahap foto bersama dengan para narasumber dan para siswa SMKN 7 Medan peserta sosialisasi keselamatan sebidang kereta api, Kamis (16/5/2024) di Aula SMKN 7 Medan.
Medan (harianSIB.com)
Dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api, Dishub Sumut bersama PT KAI, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan, Ditlantas Polda Sumut dan Jasa Raharja mengadakan sosialisasi keselamatan di Aula SMK Negeri 7 Medan, Kamis (16/5/2024) dengab tema "Meningkatkan Peran Pelajar Sebagai Pelopor Keselamatan di Perlintasan Sebidang Kereta Api".

Menurut data Dishub Sumut terdapat 432 perlintasan sebidang di Sumut, 105 di antaranya resmi dan 327 ilegal. Dari 2018 hingga Maret 2024 terjadi 270 kecelakaan di perlintasan sebidang, mengakibatkan 61 korban meninggal, 69 luka berat dan 140 luka ringan. Sebagian besar kecelakaan terjadi di perlintasan yang tidak dijaga 243 kasus kecelakaan.

Kadis Perhubungan Sumut Dr Agustinus Panjaitan MT melalui Kabid Perkeretaapian dan Pengembangan Dishub Sumut Muchsin Harahap menyatakan bahwa sosialisasi itu bertujuan menjadikan para pelajar sebagai pelopor keselamatan di perlintasan sebidang kereta api.

Baca Juga:

Kompol Nasrul perwakilan dari Ditlantas Polda Sumut menjelaskan tentang berbagai faktor penyebab kecelakaan, seperti perilaku manusia, kondisi sarana dan prasarana, faktor alam dan kendaraan yang tidak layak pakai.

Sedangkan Edi W dari Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan menyoroti tingginya angka kecelakaan di perlintasan sebidang. Dalam empat bulan pertama 2024 tercatat 19 korban kecelakaan dengan 9 orang meninggal dan 10 luka-luka. Ia mengatakan banyak kecelakaan terjadi karena kereta api memang tidak bisa berhenti secara mendadak, kurangnya penjagaan di perlintasan dan rendahnya kesadaran keselamatan masyarakat.

Baca Juga:

Edi menambahkan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang meliputi pembangunan under pass dan flyover, sosialisasi keselamatan, penutupan perlintasan ilegal dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

R Solikin dari PT KAI Divre I Medan menambahkan, kesadaran masyarakat masih rendah dalam menaati peraturan lalu lintas di perlintasan sebidang.

Baik Nasrul, Edi maupun R Solikin ketiganya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dengan slogan #Berteman (berhenti, tengok kanan kiri, aman jalan). (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diyakini Diminati Eksportir, Kapal Kargo Jenis Steel Dioperasikan di Pelabuhan Teluk Nibung
Muscab GAMKI Medan Deadlock, Swangro Lumbanbatu: DPD Tetapkan Caretaker “Orang Dalam”
Banyak yang Terpapar Judi Online, Ketua Komisi 1 DPRD Medan Minta Pemerintah Blokir Situsnya
Medan Timur Juara Umum Dansa, Helvetia Dominasi Kempo
Jon Sarman Saragih Dipromosi Jadi Ketua PN Medan
Pendidikan Kepramukaan Lahirkan Sosok Pemimpin Terkemuka
komentar
beritaTerbaru