Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 23 Juni 2026

Tekankan Nilai Kasih dan Persatuan, DWP Provsu Gelar Perayaan Paskah

Danres Saragih - Jumat, 09 Mei 2025 07:00 WIB
43 view
Tekankan Nilai Kasih dan Persatuan, DWP Provsu Gelar Perayaan Paskah
(Foto: Dok/Panitia)
Ev Johny Purba, Ketua Kebaktian Paskah Ny Hesti Agustinus Panjaitan, Agustinus Panjaitan dan lainnya foto bersama pada perayaan Paskah 2025 di Aula Farhan Tanjung, Kantor Dinas Perhubungan Sumut, Kamis (8/5/2025).
Medan(harianSIB.com)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menggelar Perayaan Paskah 2025 di Aula Farhan Tanjung, Kantor Dinas Perhubungan Sumut, Kamis (8/5/2025). Kegiatan berlangsung khidmat penuh sukacita, dengan pesan utama mempererat kasih, persatuan serta semangat pengabdian kepada bangsa.

Kadishub Sumut Dr Agustinus dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Paskah merupakan momen untuk menumbuhkan nilai kasih, pengorbanan dan kebersamaan, baik dalam keluarga maupun masyarakat. Ia juga mengapresiasi DWP Provsu atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai bermakna dan membangun solidaritas antar anggota.

"Peran ibu sangat besar dalam membentuk generasi yang kuat secara moral dan spiritual. Dari rumah yang harmonis akan lahir masyarakat yang berkualitas," ujarnya.

Ketua DWP Provsu Aulia Effendi Pohan menyampaikan, pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian dari program kerja DWP. Ia menegaskan pentingnya kegiatan keagamaan seperti Paskah dalam memperkuat keimanan di antara kaum Nasrani, kerukunan antar umat beragama, serta mempererat persatuan bangsa. "Perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk kita berbuat baik," imbuhnya.

Perayaan Paskah itu menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Bakti Paskah DWP Provsu. Ketua Kebaktian Paskah Ny Hesti Agustinus Panjaitan melaporkan bahwa sebelumnya, DWP telah menggelar bakti sosial sekaligus menyalurkan 230 paket bantuan kepada pasien RS Jiwa Prof M Ildrem dan anak-anak Panti Asuhan Cinta Kasih. Bantuan tersebut berupa pakaian, makanan dan minuman.

Perayaan Paskah itu semakin lengkap dengan siraman rohani yang dibawakan Ev Johny Purba. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa Paskah adalah momen pembebasan dari rasa takut dan kebimbangan, serta ajakan untuk hidup dalam damai dan pengampunan.

Rangkaian acara di isi dengan puji-pujian, video reflektif, lagu rohani dan penampilan seni dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) serta persembahan nyanyian dari anak-anak Panti Asuhan. Perayaan ditutup dengan tarian delapan etnik Sumut dari Dinas Ketahanan Pangan dan paduan suara "Siyahamba" oleh anak-anak Panti Asuhan Cinta Kasih. (*)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru