Siloam Medan Gelar SMCU 2026, Perkuat Layanan Stroke dan Neurovaskular Berstandar Internasional
Medan (harianSIB.com)Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan menggelar Siloam Medan Clinical Update (SMCU) 2026, Sabtu (30/5), sebuah forum ilmi
Delitua(harianSIB.com)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang terus mengambil langkah nyata dalam mengendalikan inflasi daerah. Langkah nyata tersebut yaitu dengan mendirikan Toko Pengendali dan Pantau Inflasi (TOPPIS) di Pasar Kota Tua (Old Town), Kecamatan Delitua.
Pada peresmian TOPPIS tersebut, Rabu (8/10/2025), Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan menjelaskan, saat ini inflasi Kabupaten Deliserdang per September 2025 mencapai 6,81 persen. Angka tersebut jauh di atas rata-rata nasional.
Kehadiran TOPPIS diharapkan mampu menjadi instrumen pengendali harga bahan pokok, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca Juga:Bahan pokok yang dijual di antaranya beras, cabai, telur, minyak goreng, dan gula putih. Khusus cabai, masyarakat bisa melakukan tebus murah Rp1 dengan membeli beras SPHP. Syaratnya pembayaran dilakukan melalui QRIS.
"Inflasi Deli Serdang saat ini masih tergolong tinggi, salah satu penyumbangnya adalah cabai. Konsep Rp1 ini hasil kerja sama dengan Bank Indonesia, sementara Bulog menyediakan pasokan berasnya. Semoga langkah ini bisa menstabilkan harga cabai yang masih tinggi," ujarnya.
Ia mengungkapkan pasokan cabai merah diambil langsung dari petani di Kecamatan Beringin sebagai wilayah sentra cabai merah di Deli Serdang.
Saat peninjauan harga di pasar Delitua, ia menyebutkan, harga cabai merah terpantau bervariasi dari harga Rp70 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram.
"Hari ini saya ke Pasar Delitua untuk mengecek langsung harga-harga. Terutama cabai. Ternyata bervariasi. Saya juga temukan di Pasar Delitua tidak menjual beras. Inilah yang menjadi salah satu pemicu kenaikan harga tersebut," tambahnya.
Dengan adanya TOPPIS, Asri berharap, harga-harga komoditas, terutama pemicu inflasi bagi Deli Serdang bisa turun dan terkendali serta menjadi pilihan masyarakat.
Warga menyambut baik program ini. Tika, salah seorang ibu rumah tangga, mengaku sangat terbantu dengan adanya TOPPIS. "Senang kali kami, beli berasnya murah, cabainya cuma Rp1. Terima kasih Pak Bupati," ucapnya.
Hal senada disampaikan Yani, warga Deli Tua lainnya. "Awalnya tahu dari cerita orang. Ternyata betul, beli beras 5 kilo bisa tebus cabai Rp1, bayarnya pakai QRIS. Program seperti ini sangat membantu," katanya.
BHINNEKA MART BERFUNGSI SEBAGAI TOPPIS
Di sisi lain, Pemkab Deli Serdang melalui BUMD PT Bhinneka Perkasa Jaya juga terus memperkuat strategi pengendalian inflasi daerah dengan memperluas jaringan Bhinneka Mart yang berfungsi sebagai TOPPIS.
Hingga saat ini, tiga Bhinneka Mart telah beroperasi, antara lain Nusantara Kuliner Lubuk Pakam, Pasar Bakaran Batu Lubuk Pakam dan Pasar Deli Tua. Seluruhnya beroperasi setiap hari hingga pukul 17.00 WIB.
Direktur Utama PT Bhinneka Perkasa Jaya, Taufik Ismail mengatakan, Bhinneka Mart hadir sebagai bagian dari upaya Pemkab Deli Serdang menstabilkan harga bahan pokok, terutama cabai dan beras, serta memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga terjangkau.
"Di Pasar Bakaran Batu, kita akan pindahkan toko dari bagian belakang ke depan agar lebih mudah diakses masyarakat. Saat ini, kami juga tengah mengupayakan pembukaan Bhinneka Mart baru di Pasar Inpres Tanjung Morawa dan Pasar Gambir Tembung," jelasnya.
Selain itu, lanjut Taufik, pihaknya juga sedang menjajaki kerja sama untuk membuka gerai serupa di Pasar Pancur Batudan Suzuya Tanjung Morawa.
Dari hasil operasional di tiga lokasi yang sudah berjalan, penyaluran beras SPHP mencapai 28 ton, ditambah 10 ton beras produksi petani lokal. Melalui program tebus cabai Rp1 bagi pembeli beras SPHP menggunakan QRIS, tercatat sudah 390 kilogram cabai merah tersalurkan kepada masyarakat.(**)
Medan (harianSIB.com)Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan menggelar Siloam Medan Clinical Update (SMCU) 2026, Sabtu (30/5), sebuah forum ilmi
Jakarta (harianSIB.com)Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggeledah kantor perusahaan eksportir sawit PT MMS
Jakarta (harianSIB.com)Tokoh perempuan adat sekaligus pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau yang dikenal seba
Binjai (harianSIB.com)Polisi mengamankan dua pria diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis ganja dalam operasi undercover di wilayah
Tanjungbalai (harianSIB.com)Polsek Datuk Bandar Polres Tanjungbalai meringkus seorang wanita pengedar sabu berinisial YL (35) warga Kecamata
(harianSIB.com)Final UEFA Champions League, Sabtu 30 Mei 2026 di Arena Psukas Budapest, menjadi momen penting guna memanjakan mata para peci
Deluserdang (harianSIB.com)Aliyah Rizq. Holdings Pte Ltd menyembelih 5.000 heran kurban yang dipusatkan di Pesantren Yay
Batubara (harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Batubara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika d
Nias (harianSIB.com)Kabar menggembirakan dirasakan para petani karet di Kabupaten Nias. Harga getah karet yang sebelumnya berada di kisaran
Pematangsiantar (harianSIB.com)Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mel
Medan (harianSIB.com)Personel Polsek Medan Kota menangkap diduga pemgedar sabu, seorang pria berinisial MN (44) di Jalan Brigjen Katamso Gan
Aekkanopan (harianSIB.com)Salah satu pesantren di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) yakni, Pesantren Tahfidz Azhar Centre (PTAC) di Desa