Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Shohibul Anshor Siregar Sebut Krisis Bencana Sumatera 'Kegagalan Negara'

Duga Munte - Selasa, 16 Desember 2025 12:31 WIB
469 view
Shohibul Anshor Siregar Sebut Krisis Bencana Sumatera 'Kegagalan Negara'
Ist/SNN
Shohibul Anshor Siregar

IMPOTENSI DAERAH

Lemahnya otoritas daerah juga menjadi sorotan utama Siregar. Dia menyebut bahwa kewenangan daerah telah "dilucuti oleh regulasi pusat seperti UU Cipta Kerja", sehingga melahirkan fenomena "perang kertas melawan ekskavator".

"Para gubernur dan bupati kini hanya mampu melawan perusakan lingkungan, seperti pembalakan liar, dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE). Padahal SE ini adalah "senjata tumpul" karena secara hierarki hukum tidak memiliki kekuatan mengikat atau sanksi yang kuat dibandingkan Perda atau pencabutan izin," kata Siregar.

Dia memberi contoh seperti kasus nyata terjadi pada konsesi HTI PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Danau Toba. Karena kewenangan mencabut izin ada di Pusat, Bupati Samosir dan Tapanuli Utara hanya bisa mengeluarkan SE yang melarang penerimaan dana CSR dari TPL.

"Menolak CSR adalah satu-satunya senjata moral dan politik yang tersisa untuk melawan greenwashing perusahaan," kata Siregar, sambil menegaskan bahwa ini adalah simbol impotensi kewenangan daerah.

AKAR MASALAH

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru