Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 12 Mei 2026

Rico Waas dan APPSI Kota Medan Bahas Perkembangan Pasar Tradisional

Desra A Gurusinga - Selasa, 23 Desember 2025 20:03 WIB
384 view
Rico Waas dan APPSI Kota Medan Bahas Perkembangan Pasar Tradisional
Foto Dok/Humas
Audiensi : Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas ketika menerima audiensi APPSI Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (23/12/2025).

Medan (harianSIB.com)

Pasar tradisional memiliki peran penting dari masa ke masa sebagai pusat pemenuhan kebutuhan pokok. Namun, di era saat ini tantangan perkembangan pasar tradisional semakin kompleks, mulai dari maraknya pasar online hingga persaingan dengan pasar modern yang menawarkan kenyamanan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas ketika menerima audiensi Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (23/12/2025).

"Sekarang masyarakat tidak harus datang ke pasar, cukup menunggu di rumah lewat belanja online. Ini tantangan besar yang membuat minat ke pasar tradisional menurun," kata Rico Waas didampingi Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Kabag Perekonomian Regen dan Plt Dirut PUD Pasar Agus Syahputra.

Menurutnya, fasilitas nyaman dan harga bersaing yang ditawarkan pasar modern juga menjadi faktor yang membuat masyarakat enggan datang ke pasar tradisional yang kerap identik dengan kondisi becek dan kurang tertata.

Untuk itu, Rico mendorong adanya solusi konkret, salah satunya dengan membuka peluang agar pedagang pasar dapat ikut berjualan secara daring. Ia juga berharap APPSI dapat menjadi wadah aspirasi pedagang, mulai dari kemudahan fasilitas, kebersihan, hingga keamanan pasar.

.

Sementara itu, Ketua APPSI Kota Medan Muhammad Siddiq menjelaskan bahwa kehadirannya selain bersilaturahmi juga untuk memperkenalkan kepengurusan APPSI Kota Medan yang baru. Menurutnya saat ini APPSI Kota Medan telah memiliki 16 sekretariat dari 52 pasar yang ada di Kota Medan. Pihaknya berupaya melakukan advokasi dan meyakinkan pedagang agar terus bertahan dan berkembang.

"Pasar adalah tempat terbuka bagi tenaga kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pedagang berharap fasilitas dan kenyamanan pasar lebih diperhatikan agar warga kembali tertarik berbelanja ke pasar tradisional," ujarnya.

Dijelaskan Siddiq, APPSI berharap Pemko Medan dapat terus mendorong perbaikan fasilitas pasar sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar rakyat di tengah persaingan yang semakin ketat. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru