Polres Labuhanbatu Tangkap 4 Peledak Bom Molotov di Barber Shop Rantauprapat, Satu Buron
Rantauprapat(harianSIB.com)Polres Labuhanbatu mengungkap kasus peledakan bom molotov yang menghanguskan barber shop di Rantauprapat dan men
Medan (harianSIB.com)
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, menilai perkara dugaan korupsi tanah eks-Hak Guna Usaha (HGU) PTPN di Sumatera Utara telah memasuki fase krusial penyidikan. Menurutnya, titik penting dalam perkara korupsi besar bukan hanya saat penetapan tersangka, melainkan ketika penyidik menentukan sejauh mana penyidikan akan dikembangkan.
"Saat ini perkara tersebut masih berada pada tahap penyidikan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Sejumlah individu telah ditetapkan sebagai tersangka dan aset senilai ratusan miliar rupiah telah disita berdasarkan penetapan pengadilan. Proses hukum masih berjalan dan belum ada putusan berkekuatan hukum tetap," katanya melalui rilis yang diterima harianSIB.com, Jumat (26/12/2025).
Dalam perkembangan penyidikan, lanjutnya, muncul pernyataan resmi bahwa salah satu korporasi yang terafiliasi dengan Ciputraland disebut berposisi sebagai investor. Iskandar menegaskan, pernyataan tersebut tidak dapat dimaknai sebagai pembebasan hukum, namun tetap memunculkan pertanyaan yuridis mengenai sejauh mana pertanggungjawaban pidana korporasi diuji dalam perkara ini.
Ia menjelaskan, objek penyidikan berupa tanah eks-HGU PTPN yang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 dikategorikan sebagai Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Secara normatif, tanah eks-HGU merupakan aset negara yang tidak dapat diperlakukan sebagai komoditas bebas dan memiliki fungsi sosial untuk pemerataan.
Baca Juga:Iskandar juga mengingatkan, dalam berbagai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengelolaan tanah PTPN kerap dicatat sebagai area berisiko tinggi, terutama terkait penguasaan oleh pihak ketiga tanpa dasar hukum yang memadai, perubahan peruntukan lahan, serta potensi kerugian keuangan negara.
Terkait nilai kerugian negara, Iskandar menyebut angka Rp263 miliar yang beredar di ruang publik masih merupakan dugaan awal berdasarkan perhitungan penyidik dan belum menjadi angka final secara yudisial. Penyidikan, kata dia, mengindikasikan adanya perubahan fungsi lahan dari kepentingan reforma agraria menjadi pengembangan komersial yang kini sedang diuji secara hukum oleh Kejati Sumut.
Rantauprapat(harianSIB.com)Polres Labuhanbatu mengungkap kasus peledakan bom molotov yang menghanguskan barber shop di Rantauprapat dan men
Jakarta(harianSIB.com)Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Dr Febrie Adriansyah mengingatkan, keberhasilan penegakan h
Tapteng(harianSIB.com)Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil mengungkap kasus pencurian
Barus(harianSIB.com)Turnamen Futsal Kalapas Barus Cup di lingkungan Lapas Barus dimulai, Sabtu (13/6/2026) diikuti 8 tim futsal terdiri dari
Sergai(harianSIB.com)Kepolisian Sektor (Polsek) TelukMengkudu, Polres Serdangbedagai (Sergai), tengah menyelidiki kasus perusakan sejumlah b
Sibolga(harianSIB.com)Pemilik lahan di gunung Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, bersama warga melakukan penanaman 100 bibit pohon ce
Medan(harianSIB.com)Timnas Indonesia U19 berhasil mengamankan posisi ketiga Piala AFF U19 2026 setelah mengalahkan Kamboja dengan skor tip
Tapsel(harianSIB.com)Pengelola Tambang Emas Martabe PT Agincourt Recources (PTAR) mendukung kegiatan Webinar Clean Energy Goes Peran Gen Z
Jakarta(harianSIB.com)Perjalanan pulang Paus Leo XIV dari Spanyol ke Roma sempat tertunda setelah pesawat Iberia Airways yang akan membawany
Jakarta(harianSIB.com)Ven Ajahn Siripanyo, putra tunggal konglomerat Malaysia menarik perhatian publik setelah melepaskan kehidupan mewah se
Belawan(harianSIB.com)Menyambut HUT ke80 Bhayangkara pada 1 Juli 2026, Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia Asr
Simalungun(harianSIB.com)Kalangan masyarakat Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun dan sekitarnya, resah, lantaran tak bis