"Kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadi perhatian dunia. Karena itu, kita harus memperkuat ketahanan nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh dinamika global," jelasnya.
Dandim juga mengingatkan potensi dampak lain dari situasi geopolitik dunia, seperti maraknya buzzer dan analisis dadakan di media sosial, propaganda asing, potensi aksi demonstrasi terkait konflik internasional, hingga penyebaran hoaks dan disinformasi.
Selain itu, ia turut memaparkan sejumlah program prioritas nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan negara, di antaranya penguatan ketahanan pangan, energi, serta sektor pertahanan.
"Kami berharap rekan-rekan media dapat membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait program-program pemerintah tersebut," katanya.
Di akhir paparannya, perwira menengah TNI AD lulusan Akmil 2005 itu juga menjelaskan tentang delapan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta peran TNI dalam menjaga stabilitas nasional.
Paparan tersebut mendapat apresiasi dari para wartawan yang hadir. Ketua PWI Langkat M. Darwis Sinulingga yang mewakili insan pers berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.
Editor
: Robert Banjarnahor