Binjai(harianSIB.com)
Komando Distrik Militer (Kodim) 0203/Langkat menggelar silaturahmi dan komunikasi bersama puluhan insan pers dari Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0203/LKT, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, itu menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI dan media.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0203/LKT, Letkol Inf. Medwin Sangkakala, S.Sos., M.Hum, bersama para Danramil sejajaran, Pasi Intel, serta para perwira Kodim. Turut hadir Ketua PWI Binjai Arma Delisa Budi beserta jajaran dan Ketua PWI Langkat M. Darwis Sinulingga bersama para pengurus.
Dalam sambutannya, Letkol Inf. Medwin Sangkakala memperkenalkan seluruh Danramil dan para perwira kepada para wartawan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena forum silaturahmi tersebut baru dapat terlaksana saat ini.
"Saya berharap komunikasi ini tidak berhenti sampai di sini. Informasi dari rekan-rekan media tentunya sangat kami butuhkan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Dandim juga memaparkan kondisi geopolitik global yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas di berbagai kawasan, termasuk Indonesia. Ia menyinggung konflik internasional seperti ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, serta konflik di kawasan Asia Tenggara seperti antara Kamboja dan Thailand.
Menurutnya, meskipun Indonesia tidak terlibat langsung dalam konflik tersebut, dampaknya tetap dapat dirasakan, terutama dalam aspek ekonomi, politik, dan keamanan.
"Kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadi perhatian dunia. Karena itu, kita harus memperkuat ketahanan nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh dinamika global," jelasnya.
Dandim juga mengingatkan potensi dampak lain dari situasi geopolitik dunia, seperti maraknya buzzer dan analisis dadakan di media sosial, propaganda asing, potensi aksi demonstrasi terkait konflik internasional, hingga penyebaran hoaks dan disinformasi.
Selain itu, ia turut memaparkan sejumlah program prioritas nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan negara, di antaranya penguatan ketahanan pangan, energi, serta sektor pertahanan.
"Kami berharap rekan-rekan media dapat membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait program-program pemerintah tersebut," katanya.
Di akhir paparannya, perwira menengah TNI AD lulusan Akmil 2005 itu juga menjelaskan tentang delapan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta peran TNI dalam menjaga stabilitas nasional.
Paparan tersebut mendapat apresiasi dari para wartawan yang hadir. Ketua PWI Langkat M. Darwis Sinulingga yang mewakili insan pers berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.
"Kalau memungkinkan, kegiatan seperti ini bisa digelar setiap tiga bulan sekali dan lokasinya bergantian di kantor-kantor Koramil," ujarnya.
Usulan itu pun disambut positif oleh Dandim 0203/LKT yang menyatakan kegiatan komunikasi dengan media akan diupayakan lebih rutin, bahkan direncanakan dapat dilaksanakan setiap bulan.
Darwis juga mengajak para jurnalis di Binjai dan Langkat untuk terus meningkatkan kompetensi melalui uji kompetensi wartawan (UKW) agar mampu menyajikan berita yang berkualitas dan berimbang.
"Musuh terbesar kita saat ini adalah AI atau kecerdasan buatan. Masyarakat sering kesulitan membedakan mana produk jurnalistik dan mana informasi dari media sosial," pungkasnya. (**)
Editor
: Robert Banjarnahor