Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Aksi BEM Nusantara Sumut Memanas, Mahasiswa Tuntut Ketua DPRD Temui Massa

Firdaus Peranginangin - Rabu, 01 April 2026 17:02 WIB
377 view
Aksi BEM Nusantara Sumut Memanas, Mahasiswa Tuntut Ketua DPRD Temui Massa
Foto harianSIB.com/Firdaus Peranginangin
Puluhan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumut berteriak lantang memanggil Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, agar menerima aspirasi pengunjuk rasa, Rabu (1/4) di DPRD Sumut.

Medan(harianSIB.com)

Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumut di depan Gedung DPRD Sumut, Rabu (1/4/2026) sore, berlangsung tegang. Massa berulang kali mendesak Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, agar langsung menemui mereka.

"Kami minta Ketua DPRD Sumut keluar menemui kami mahasiswa. Kami tidak mau hanya anggota dewan saja yang menerima aspirasi kami," teriak massa di depan gerbang utama gedung dewan.

Mahasiswa menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap pimpinan DPRD yang dinilai kerap tidak hadir langsung saat menerima aspirasi masyarakat.

"Setiap kami datang, selalu diwakilkan. Di mana tanggung jawab Ketua DPRD?" ujar salah satu orator.

Baca Juga:
Ketegangan meningkat setelah hampir satu jam berorasi, namun Ketua DPRD Sumut tidak kunjung menemui massa. Mahasiswa kemudian menyampaikan ultimatum.

"Kalau tidak berani menemui rakyat, lebih baik mundur dari jabatan!" teriak massa, disambut sorakan peserta aksi.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Sumatera Utara. Mereka membawa isu dugaan kekerasan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras.

Dalam orasi, massa menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk teror terhadap kebebasan sipil.

"Ini bukan sekadar kekerasan, ini upaya membungkam kebebasan sipil. Negara tidak boleh diam," tegas orator.

Mahasiswa mendesak DPR RI melalui DPRD Sumut untuk segera mengambil sikap tegas serta meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mengungkap pelaku dan aktor intelektual di baliknya.

"Penyiraman air keras ini sangat represif. Kami minta pelaku dan aktor intelektualnya diadili seadil-adilnya," teriak massa.

Setelah berorasi cukup lama, aspirasi pengunjuk rasa akhirnya diterima anggota DPRD Sumut, H Hefriansyah SE MM. Ia berjanji akan menindaklanjuti tuntutan tersebut dengan mengundang berbagai pihak terkait.

Aksi pun berakhir dengan penegasan mahasiswa agar DPRD Sumut lebih terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat serta mendorong penuntasan kasus kekerasan terhadap aktivis di Sumatera Utara.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HT Erry Nuradi: Posisi Paslon Jokowi-Maˊruf di Medan Mengkhawatirkan, Ajak Koalisi Kerja Keras
Denai, Helvetia Sama Ingin Juara di Porkot Medan X
Polrestabes Medan Ringkus 2 Pemasok Ekstasi ke Lokasi Hiburan Malam
Ayen Terluka Parah Ditikam OTK di Medan
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru