Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 10 Agustus 2026

Air Danau Toba Menyusut, BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca Antisipasi Krisis Air

Redaksi - Sabtu, 11 April 2026 10:06 WIB
709 view
Air Danau Toba Menyusut, BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca Antisipasi Krisis Air
Foto: Kompas.com
Air Danau Toba surut

Direktur Utama PJT I, Gede Santika Dharma, mengatakan April menjadi waktu yang tepat untuk pelaksanaan OMC karena potensi awan hujan masih tersedia, sebelum memasuki puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, OMC akan memanfaatkan teknologi penyemaian awan (cloud seeding) menggunakan bahan higroskopis seperti NaCl dan CaO. CaO berfungsi mengarahkan pertumbuhan awan ke daerah tangkapan air, sedangkan NaCl mempercepat proses turunnya hujan.

"Langkah ini bertujuan meningkatkan curah hujan guna menambah cadangan air dan mengatasi defisit air di kawasan tersebut," kata Gede.

Ia menambahkan, OMC merupakan instrumen strategis dalam mitigasi risiko kekeringan sekaligus menjaga keseimbangan neraca air di Danau Toba.

Upaya ini juga penting untuk memastikan keberlanjutan fungsi Danau Toba sebagai penopang ekonomi lokal, termasuk untuk kebutuhan air irigasi, air bersih PDAM, industri, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), serta sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Pelaksanaan OMC akan diawasi oleh tim ahli meteorologi, hidrologi, dan lingkungan guna memastikan efektivitas serta meminimalkan potensi risiko bencana. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
Bondjol : Sejak Ditetapkan Sebagai Geopark Kaldera, Mafia Tanah Marak di Seputaran Danau Toba
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
Edison Manurung Center Bekerjasama dengan PIK Gelar Perkemahan Pejuang Danau Toba
komentar
beritaTerbaru