Hendak Edarkan Sabu, Dua Pria di Siantar Ditangkap Polisi, 14,75 Gram Sabu Disita
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Dua pria yang hend
Bogor(harianSIB.com)
Anggota DPD RI Pdt Penrad Siagian menyoroti maraknya peredaran narkoba dan "spiral kekerasan" di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas), sehingga menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk segera membentuk pengawasan yang independen.
Hal itu terungkap dalam rapat konsinyering Komite I DPD RI, di Bogor, Rabu (22/4/2026), yang khusus membahas berbagai persoalan di Lapas di Indonesia, mulai dari overkapasitas, keterbatasan fasilitas, hingga minimnya pengawasan yang telah memicu kejahatan yang berulang.
"Harus ada komite independen. Kita melihat pola kekerasan ini terus terjadi. Terbukti pengawasan internal belum menyentuh persoalan substansial di lapangan. Karena itu, diperlukan lembaga pengawas eksternal yang lebih objektif," kata Penrad.
Baca Juga:Tak hanya itu, Penrad juga menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai "spiral kekerasan" sebuah pola konflik yang terjadi berulang, baik antarwarga binaan maupun dalam relasi struktural.
Menurutnya, kondisi ini menjadi indikasi kuat bahwa sistem pengawasan yang ada belum berjalan efektif, sehingga harus ada komite independen, agar pola kekerasan tidak berulang dan bisa terselesaikan dengan baik.
"Selama ini pengawasan internal masih berfokus pada aspek administratif dan keuangan, sementara persoalan mendasar di lapangan luput dari perhatian," katanya
Karena itu, Penrad mendorong kehadiran lembaga pengawas eksternal yang lebih objektif dan memiliki kewenangan kuat, sebagaimana telah diterapkan di sejumlah institusi lain.
Di sisi lain, perhatian Penrad juga tertuju pada kebijakan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), karena pendekatan yang selama ini digunakan masih belum adil, sebab terlalu menitikberatkan pada kemampuan fiskal daerah.
Akibatnya, tambah Penrad, daerah yang sudah berkembang lebih mudah memenuhi syarat, sementara daerah tertinggal justru semakin sulit mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
"DOB seharusnya menjadi alat untuk pemerataan. Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi harus menjadi prioritas," ujar Penrad sembari menegaskan, arah kebijakan pemekaran daerah harus kembali pada tujuan utama, yakni menghadirkan keadilan pembangunan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(*)
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Dua pria yang hend
Nias(harianSIB.com)Warga Desa Lahemo, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, meminta PLN UP3 Gunungsitoli segera memindahkan tiang listrik beserta
Pematangsiantar(harianSIB.com)Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan gerak jalan santai yang diikuti Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur
Medan(harianSIB.com)Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Medan, Chandra Lingga, memimpin pelantikan Ketua dan Pengurus Pimpinan Anak Cab
Sidikalang(harianSIB.com)Puluhan pekerja harian dari Desa Parbuluan 6 Kecamatan Parbuluan Dairi kehilangan pekerjaan setelah izin PT Gunung
Rantauprapat(harianSIB.com)Tim Operasional Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Labuhanbatu menangkap seorang pria y
Washington(harianSIB.com)Amerika Serikat melancarkan serangan udara baru ke pelabuhan Sirik di Iran selatan sebagai balasan atas serangan Ir
Kuala Lumpur/Hanoi(harianSIB.com)Hujan deras memicu banjir bandang di wilayah Malaysia dan Vietnam. Banjir bandang itu telah menyebabkan emp
Tapanuli Tengah(harianSIB.com)Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Sebanyak 200 kepala kelua
Medan(harianSIB.com)Pendaftaran Hak Cipta dan Hak Merek bisa dilakukan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026. Hak Kekayaan Intelektual (H
Rantauprapat(harianSIB.com)Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu kembali mengungkap kasus peredaran Narkoba di Ranta
Medan(harianSIB.com)Unit Reskrim Polsek Medan Tuntungan menangkap seorang pria berinisial HAP alias DD (43), terduga pelaku penganiayaan ter