Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Bobby Gandeng YCKI Perkuat Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut

Danres Saragih - Sabtu, 25 April 2026 06:45 WIB
147 view
Bobby Gandeng YCKI Perkuat Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut
Foto: Dok/Diskominfo Sumut
Gubernur Sumut Bobby Nasution foto bersama saat menerima audiensi Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman, Medan, Jumat (24/4/2026).

Medan(harianSIB.com)

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution berkolaborasi dengan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YCKI) untuk memperkuat pengembangan ekonomi hijau dan biru di Sumatera Utara. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Bobby saat menerima audiensi YCKI di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman, Medan, Jumat (24/4/2026).

Pengembangan ekonomi hijau dan biru merupakan bagian dari program prioritas Bobby Nasution. Ekonomi hijau berfokus pada energi terbarukan, industri berkelanjutan serta teknologi ramah lingkungan. Sedangkan ekonomi biru menitikberatkan pada optimalisasi sektor kelautan dan perikanan, termasuk konservasi laut dan pemanfaatan sumber daya air secara bijak.

"Tujuan yang kita lakukan sangat baik, bukan hanya untuk Sumut, tetapi juga secara nasional dan internasional, bukan hanya lingkungan sekitar tetapi juga alam semesta," kata Bobby.

Baca Juga:
Menurut dia, tantangan utama saat ini adalah menjaga keberlangsungan makhluk hidup di tengah upaya pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan ekonomi. Karena itu, aktivitas ekonomi harus tetap menjamin kelestarian lingkungan.

"Masih banyak masyarakat kita yang mengandalkan hutan untuk kelangsungan hidup, sementara pemerintah tetap harus memikirkan manfaat ekonominya, tetapi tidak merugikan makhluk hidup lainnya, entah itu tumbuhan, hewan dan juga manusia," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Program YCKI Fitri Hasibuan mengatakan sejak tahun 2000 pihaknya telah membantu para pemerhati lingkungan dalam pembentukan Taman Nasional Batang Gadis.

Selain itu, YCKI juga mendampingi sekitar 800 petani sawit untuk memperoleh sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sebagai bukti penerapan praktik sawit berkelanjutan.

"Tahun depan kita akan berupaya membantu 2.000 petani untuk mendapatkan RSPO. Kemudian kita juga telah melakukan pemulihan ekosistem 500 hektare, tahun ini kami targetkan 1.000 hektare terutama di kawasan yang terganggu bencana," kata Fitri.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Senior Director Sustainable Palm Oil at Conservation International Melissa Thomas, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut Heri Wahyudi Marpaung, jajaran OPD terkait serta pemerhati lingkungan.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Antisipasi Dampak Pengungsi, Bobby Nasution Minta Regulasi Dipertegas
DPRD Batubara Terima Audiensi Majelis Kedatukan Melayu
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas
MPKW Sumut-Aceh Bangun Sinergi dengan GPP Majukan Pendidikan Kristen
Kejati Sumut dan LPSK Perkuat Komitmen Perlindungan Saksi dan Korban
komentar
beritaTerbaru