Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 08 Mei 2026

Diduga Gunakan Modus Hipnotis, Pria Gondol Motor dari Pangkas Rambut lalu Tukar dengan Vario Korban di KM 13 Sunggal

Roy Surya D Damanik - Jumat, 08 Mei 2026 14:14 WIB
127 view
Diduga Gunakan Modus Hipnotis, Pria Gondol Motor dari Pangkas Rambut lalu Tukar dengan Vario Korban di KM 13 Sunggal
Foto Dok/Screenshot
LARIKAN SEPEDA MOTOR: Seorang pria dengan santai melarikan sepeda motor yang terparkir di depan usaha pangkas Pasar V Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Medan(harianSIB.com)

Aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kota Medan dan sekitarnya semakin meresahkan masyarakat. Para pelaku kini diduga menggunakan beragam modus untuk memperdaya korban, mulai dari berpura-pura meminta tolong hingga diduga memakai teknik hipnotis.

Terbaru, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pasar V Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang dan berlanjut di Jalan Medan-Binjai KM 13 Orde Baru, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, pada Rabu (6/5/2026) malam.

Peristiwa itu viral di media sosial setelah video rekaman CCTV dan kronologi kejadian dibagikan melalui akun Facebook milik Syukur Hia. Dalam unggahan tersebut disebutkan, aksi pertama terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di salah satu usaha pangkas rambut di Pasar V Tembung.

Dalam video yang beredar, Jumat (8/5/2026) siang terlihat seorang pria bertubuh besar mengenakan topi dan kaos lengan panjang warna abu-abu datang ke lokasi usaha pangkas rambut. Pelaku kemudian terlihat berbincang dengan tukang pangkas dengan gestur seolah meminta pertolongan.

Baca Juga:
Belum diketahui pasti isi pembicaraan keduanya. Namun, secara mengejutkan tukang pangkas itu terlihat menyerahkan kunci sepeda motor kepada pria tersebut.

Pelaku selanjutnya langsung menggunakan kunci itu untuk membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna ungu yang sebelumnya terparkir di depan tempat usaha pangkas rambut tersebut.

Anehnya, pelaku tampak santai saat membawa kabur sepeda motor itu tanpa menimbulkan kecurigaan di sekitar lokasi. Warga menduga korban mengalami pengaruh hipnotis sehingga menyerahkan kunci kendaraan tanpa perlawanan.

Setelah berhasil membawa kabur motor dari kawasan Tembung, pelaku kembali menjalankan aksinya di kawasan Jalan Medan-Binjai KM 13 Orde Baru, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, sekitar pukul 22.40 WIB.

Korban kedua diketahui bernama Agung Ardiansyah Pasaribu. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 2559 ALN warna hitam lis merah dan berhenti di salah satu warung bakso untuk membeli makanan.

Tidak lama kemudian, datang seorang pria tidak dikenal mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion BH 5788 NW warna ungu yang diduga merupakan motor hasil curian dari usaha pangkas rambut di Tembung.

Pelaku lalu menghampiri korban dan meminta meminjam sepeda motor dengan alasan kehabisan bahan bakar. Untuk meyakinkan korban, pelaku meninggalkan sepeda motor Yamaha Vixion yang dibawanya sebagai jaminan. Pelaku juga menyerahkan kunci kontak motor tersebut dan berjanji hanya sebentar meminjam kendaraan korban untuk membeli bahan bakar.

Karena merasa percaya, korban akhirnya menyerahkan kunci kontak sepeda motor Honda Vario miliknya kepada pelaku. Namun setelah membawa kabur sepeda motor korban, pelaku tidak pernah kembali. Korban kemudian menyadari telah menjadi korban penipuan dan dugaan pencurian bermodus tipu daya.

Sementara sepeda motor Yamaha Vixion yang ditinggalkan pelaku diduga kuat merupakan kendaraan hasil curian dari lokasi pertama di Pasar V Tembung.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor Honda Vario dan telah membuat laporan pengaduan ke pihak kepolisian sektor Sunggal guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati terhadap orang tidak dikenal yang meminta bantuan atau meminjam kendaraan di jalan. Warga juga diminta tidak mudah percaya meski pelaku meninggalkan barang sebagai jaminan, karena bisa saja barang tersebut merupakan hasil tindak kejahatan.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Harles Gultom saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban penipuan dan penggelapan.

"Kasusnya saat ini sedang kita proses lidik," ujar Harles.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terungkap Modus Dugaan Pelecehan Sesama Jenis Pendakwah SAM, Korban Diiming-imingi Sekolah ke Mesir
Jemaat Katolik Paroki Aek Nabara Desak BNI Segera Kembalikan Dana CU Paroki Rp28 Miliar
Polisi Ungkap Modus dan Motif Pemilik Ponpes Lecehkan 5 Santri dan Kakek Cabuli 28 Siswi SD
Salmon Sumihar Sagala Desak BNN Bertindak Tegas Hadapi Modus Baru Narkoba Lewat Vape
Polsek Medan Timur Ringkus Pelaku Tipu Gelapkan Sepeda Motor Koban dengan Modus Lowongan Kerja
Polsek Medan Timur Ringkus Pelaku Tipu Gelapkan Sepeda Motor Koban dengan Modus Lowongan Kerja
komentar
beritaTerbaru