Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 17 Mei 2026

Muscab IDI Medan Tetapkan dr Galdy Wafie Jadi Ketua Periode 2026-2029

Leo Bastari Bukit - Minggu, 17 Mei 2026 19:49 WIB
129 view
Muscab IDI Medan Tetapkan dr Galdy Wafie Jadi Ketua Periode 2026-2029
Foto Dok/Forwakes Sumut
SAMBUTAN: dr Galdy Wafie MKed (An) SpAn memberikan kata sambutan usai ditetapkan sebagai Ketua IDI Medan periode 2026-2029 dalam Muscab IDI Medan yang digelar, Sabtu (16/5/2026).

Medan(harianSIB.com)

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan resmi menetapkan dr Galdy Wafie MKed (An) SpAn sebagai Ketua IDI Medan periode 2026-2029 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, dr Galdy menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kepengurusan sebelumnya sekaligus memperkuat peran IDI sebagai "rumah besar" bagi seluruh dokter di Kota Medan.

Ia menyampaikan, sejumlah agenda yang belum tuntas pada periode sebelumnya akan diteruskan dan diselesaikan di bawah kepemimpinannya.

Menurutnya, IDI Medan harus hadir sebagai wadah perlindungan dan advokasi bagi para dokter maupun masyarakat terkait persoalan kesehatan.

"Kita berharap IDI Medan menjadi wadah pelindung, advokasi, dan tempat pengaduan bagi dokter maupun masyarakat terkait isu kesehatan," ujar dr Galdy.

Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya wilayah di Medan dan Sumut yang belum sepenuhnya terjangkau layanan kesehatan.

Karena itu, pihaknya berkomitmen memfasilitasi tenaga kesehatan agar dapat menjangkau daerah-daerah tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua IDI Sumut, Dr dr Ery Suhaymi SH MH MKed (Surg) SpB FINACS FICS berharap IDI Medan tetap menjadi wadah perjuangan kesejahteraan dokter.

Ia menyoroti masih belum meratanya distribusi dokter di Sumut. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah dokter di Sumut mencapai sekitar 11 ribu orang dengan rasio dokter dan penduduk sekitar 1:900, lebih baik dibanding standar WHO sebesar 1:1000.

Namun, distribusi dokter masih terkonsentrasi di kota-kota besar, khususnya Medan. "Contohnya di Kota Medan, hampir 70 persen dokter yang ada di Sumut berada di Kota Medan. Jadi memang pemerataannya belum merata," jelas dr Ery.

Menurutnya, salah satu faktor penyebab menumpuknya dokter di Kota Medan adalah persoalan kesejahteraan tenaga medis di daerah. Oleh sebab itu, ia menilai perlu adanya jaminan kesejahteraan bagi dokter yang bertugas di wilayah terpencil maupun kabupaten/kota di luar Medan.

Ketua Panitia Muscab, dr Alamsyah Lukito MKes Dipl of Bioeth, turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua IDI Medan periode 2022-2025, dr Ery Suhaymi atas kepemimpinan yang telah dijalankan selama ini.

Ia optimistis dr Galdy mampu melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sebelumnya. Pelantikan resmi kepengurusan baru oleh Pengurus Besar (PB) IDI dijadwalkan berlangsung dalam satu hingga dua bulan ke depan setelah susunan kepengurusan lengkap dilaporkan ke PB IDI. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru