Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 23 Juni 2026

Pansus PAD DPRD SU Dorong Digitalisasi Samsat dan AI Dongkrak PAD di Sumut

Firdaus Peranginangin - Senin, 22 Juni 2026 13:47 WIB
264 view
Pansus PAD DPRD SU Dorong Digitalisasi Samsat dan AI Dongkrak PAD di Sumut
(Foto harianSIB.com/Firdaus)
Foto Bersama: Pansus PAD DPRD Sumut foto bersama dengan anggota DPRD Jawa Barat saat melakukan kunjungan ke Provinsi Jabar, untuk melihat langsung keberhasilan daerah itu dalam meningkatkan PAD-nya, Senin (22/6/2026).

Bandung(harianSIB.com)

Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Sumut menyoroti keberhasilan Pemprov Jawa Barat dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui inovasi digital dan pelayanan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Hal itu diungkapkan anggota Pansus PAD DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga SE kepada wartawan, Senin (22/6/2026) melalui telepon dari Bandung seusai melakukan kunjungan atau study banding ke Pemprov dan DPRD Jawa Barat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, tambah Sekretaris DPW PKB Sumut itu, Pansus menilai pola pelayanan cepat, terintegrasi, dan ramah masyarakat menjadi kunci utama meningkatnya kepatuhan wajib pajak.

Menurut Zeira, banyak hal strategis yang dipelajari dari sistem pengelolaan PAD di Jawa Barat, khususnya dalam sektor pajak kendaraan bermotor dan retribusi daerah. Salah satu terobosan utama yang menjadi perhatian, penggunaan teknologi AI dan sistem elektronik yang mampu menyajikan data secara terintegrasi dan real time, mulai dari tingkat gerai Samsat hingga pemerintah provinsi.

Baca Juga:
"Dengan sistem seperti ini, setiap transaksi dan potensi pendapatan dapat dipantau detik per detik. Ini menciptakan transparansi sekaligus mempercepat pengambilan kebijakan," ujarnya sembari menambahkan, kemudahan pelayanan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.

Di Jawa Barat, kata Ketua Fraksi PKB ini, masyarakat tidak lagi dipersulit dengan persyaratan administratif yang berbelit, termasuk fleksibilitas pembayaran tanpa harus selalu membawa KTP asli pemilik pertama.

Selain itu, tambah Zeira, kehadiran customer service di setiap gerai Samsat memungkinkan persoalan wajib pajak diselesaikan langsung di lokasi, tanpa harus melalui proses panjang.

"Yang menarik, mereka juga membuka layanan di ruang-ruang publik dan tetap aktif pada hari libur nasional. Ini strategi jemput bola yang sangat efektif," katanya sembari menambahkan, pendekatan teknologi harus dibarengi dengan pendekatan sosial dan komunikasi publik.

Zeira Salim bahkan menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut memberi dampak besar terhadap meningkatnya kepatuhan masyarakat, karena aktif turun langsung melihat kondisi jalan rusak dan mempercepat perbaikannya menjadi bukti konkret bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat benar-benar kembali dalam bentuk pembangunan.

"Ini bukan sekadar soal sistem, tapi bagaimana pemerintah membangun. Ketika rakyat melihat hasil nyata, mereka akan lebih sadar dan mau membayar pajak," tegasnya sembari menambahkan Pansus PAD DPRD Sumut berharap pola inovasi yang diterapkan di Jawa Barat dapat menjadi referensi bagi Pemprov Sumut menghadirkan terobosan baru dalam optimalisasi PAD.

Ditambahkan Zeira, Sumut tidak bisa lagi bertahan dengan pola konvensional jika ingin mengejar target pendapatan daerah yang lebih progresif di tengah tuntutan pembangunan yang semakin besar.

Saatnya Sumut melakukan lompatan dengan digitalisasi, pelayanan yang mudah, dan edukasi publik, menjadi fondasi baru dalam meningkatkan PAD.(*).

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tukar Informasi Penerimaan Retribusi Daerah
PAD Pajak dan Retribusi Daerah Pemko P Siantar Triwulan I Sudah Terealisasi Rp 15 M Lebih
komentar
beritaTerbaru