Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 23 Juni 2026

PLN UP3 Binjai Teken SPJBTL dengan Tujuh Pelanggan

Leo Bastari Bukit - Selasa, 23 Juni 2026 20:09 WIB
100 view
PLN UP3 Binjai Teken SPJBTL dengan Tujuh Pelanggan
Foto Dok/PLN Sumut
PT PLN (Persero) UP3 Binjai kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Provinsi Sumut melalui penandatanganan SPJBTL dengan tujuh pelanggan dari sektor industri, manufaktur, perdagangan, dan pengolahan, Senin (22/6

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumut Mundhakir Salman menegaskan bahwa penyediaan energi listrik yang andal merupakan fondasi penting dalam meningkatkan daya saing daerah dan menarik investasi baru. Menurutnya, meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan usaha menjadi sinyal positif bergeraknya roda perekonomian.

PLN terus memastikan kecukupan pasokan dan keandalan sistem kelistrikan agar mampu mendukung investasi, pengembangan industri, serta penciptaan lapangan kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pertumbuhan kebutuhan listrik dari sektor industri dan usaha menjadi sinyal positif bergeraknya roda perekonomian. PLN terus memastikan kecukupan pasokan dan keandalan sistem kelistrikan agar mampu mendukung investasi, pengembangan industri, serta penciptaan lapangan kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketersediaan energi yang andal akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Mundhakir.

PLN juga terus memperkuat dukungan terhadap dunia usaha melalui pengembangan infrastruktur kelistrikan, transformasi digital layanan, serta kemudahan akses layanan pelanggan. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif dan berdaya saing di Sumut.

Melalui penandatanganan SPJBTL ini, PLN berharap kolaborasi dengan sektor usaha dapat terus ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Sumut. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru