Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 Juli 2026

DPRD SU: Evaluasi Jabatan EGM PT Pertamina Dianggap Tak Mampu Atasi Kelangkaan BBM

Firdaus Peranginangin - Rabu, 15 Juli 2026 15:35 WIB
145 view
DPRD SU: Evaluasi Jabatan EGM PT Pertamina Dianggap Tak Mampu Atasi Kelangkaan BBM
Foto harianSIB.com/Firdaus
Salmon Sumihar Sagala SE/Ebenejer Sitorus SE MM.

Medan(harianSIB.com)

Kalangan DPRD Sumut mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera mengusulkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia agar mengevaluasi jabatan Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Desakan itu muncul karena EGM dinilai gagal mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Sumut yang telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Usulan tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi Hanura DPRD Sumut Ebenejer Sitorus SE MM dan anggota Fraksi PDI Perjuangan Salmon Sumihar Sagala SE kepada wartawan, Rabu (15/7/2026) ketika dihubungi melalui telepon dari Medan.

Menurut Ebenejer, antrean panjang di sejumlah SPBU hingga memaksa masyarakat menunggu berjam-jam untuk memperoleh BBM merupakan bukti distribusi energi di Sumut sedang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:
"Kasus antrian membeli BBM seperti mengular ini bukan kali ini saja terjadi, tapi sudah berulang dan sekarang semakin parah, di sejumlah SPBU kerap terjadi kehabisan BBM, baik jenis Biosolar maupun Pertalite, sehingga warga rela menunggu kedatangan mobil tangki BBM berjam-jam lamanya," tandas Ebenejer.

Berkaitan dengan itu, Ebenejer menyarankan ke Pemprov Sumut, apabila kelangkaan BBM terus berulang dan tidak mampu diantisipasi dengan baik, maka sudah sewajarnya dilakukan evaluasi terhadap pimpinan yang bertanggung jawab atas distribusi BBM di wilayah Sumut.

"Kita jarang mendengar di Provinsi lain BBM bersubsidi seperti Biosolar dan Pertalite habis di SPBU dan tidak pernah kita melihat antrian masyarakat membeli BBM mengular panjang. Ada apa ini Sumut, apakah disengaja seperti ini atau bagaimana," ujar Ebenejer Sitorus dengan nada bertanya.

Sementara itu, Salmon Sumihar Sagala bahkan mengingatkan Disperindag ESDM Sumut lebih fokus menjamin ketersediaan pasokan BBM daripada sekadar mengeluarkan imbauan yang efeknya sangat mengecewakan masyarakat.

"Kelangkaan BBM telah mengganggu aktivitas warga, transportasi, pelaku usaha, hingga sektor pertanian sehingga harus segera ditangani secara serius. Bukan hanya melontarkan imbauan agar masyarakat tidak panic buying, karena imbauan itu tidak menyentuh akar persoalan, di saat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM.

"Bagaimana mungkin masyarakat diminta tidak panic buying, sementara kenyataannya mereka harus mengantre berjam-jam, bahkan ada yang tidak kebagian BBM. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan sekadar imbauan, melainkan kepastian pasokan BBM tersedia di setiap SPBU," tegas Salmon Sumihar Sagala.

Atas dasar itu, Salmon mendesak Pemprov Sumut segera berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut agar persoalan kelangkaan BBM dapat segera diatasi. Jika terbukti kelangkaan BBM ini akibat pengelolaan distribusi tidak maksimal, segera evaluasi jajaran pimpinan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, agar kejadian serupa tidak terus berulang.(*).

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
REI Sumut Siap Bangun 1.067 Rumah Polri
DPRDSU: Kemandirian APBD Sumut Membaik
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
IMI Sumut Optimis Reli Internasional Hadir
5 Karateka Shindoka Sumut Dipanggil Ikuti Kejuaraan APSKF
komentar
beritaTerbaru