Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 Juli 2026

‎Pedagang Kantin Sekolah Tergilas MBG

Indah Apriliana dewi Ginting - Kamis, 23 Juli 2026 15:03 WIB
166 view
‎Pedagang Kantin Sekolah Tergilas MBG
‎Foto/dok/hariansib/ind
Kantin sekolah semakin sepi pembeli sejak Program MBG dijalankan, Medan, Kamis (23/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

‎Program makan bergizi gratis (MBG) yang digalakkan Pemerintah di semua sekolah saat ini membawa perubahan besar dalam keseharian para siswa.

‎Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah dasar sampai ke jenjang menengah atas dengan menyediakan makanan bergizi yang dibagikan gratis pada jam istirahat belajar ternyata berdampak pada kelangsungan usaha pedagang kantin sekolah.

pedagang kantin di sejumlah sekolah di kota Medan mengeluhkan sepinya pembeli sejak MBG diberlakukan disekolah.

Baca Juga:
MBG dari pemerintah membuat siswa tidak lagi membawa uang jajan berlebih.

‎Seperti yang di keluhkan Fika, pedagang kantin SD Negeri di Medan Johor, Kamis (23/7/2026)

"Penjualan kami turun drastis sejak ada program MBG ini, anak-anak tidak lagi jajan di kantin, karena di omprengan nasi mreka sudah lengkap, mulai dari nasi, buah bahkan ada snacknya juga. Hanya sedikit yang membawa uang jajan lebih untuk jajan di kantin," ungkap Fika.

‎Karena semakin sepi, Fika terpaksa mengurangi dagangannya dan memberhentikan beberapa karyawan kantinnya, sehingga harus cari pemasukan lain lagi di luar kantin sekolah untuk terus menghidupi keluarganya.

‎"Kantin sepi terpaksa karyawan diberhentikan dan kami tidak lagi menjualkan jajanan basah yg mudah basi, hanya snack dan minuman aja, padahal selama ini kebutuhan hidup kami bergantung dari hasil penjualan kantin ini," lanjutnya.

‎Program MBG dinilai merugikan kelompok marginal karena tidak melibatkan masyarakat kecil seperti pedagang kantin dan pedagang- pedagang kecil penyedia kebutuhan dapur MBG di pasar tradisional.

‎Di beberapa sekolah malah sudah menghentikan kegiatan kantinnya dan beberapa masih berusaha untuk terus mempertahankan usahanya, seperti yang dilakukan Bu Sulis di kantin sekolah kejuruan menengah negeri di jalan Alfalah Medan.

‎Dengan menjual minuman sachet, snack dan gorengan, ia berharap pemerintah bisa melibatkan pihak kantin dalam penyediaan kue basah atau snack, jadi semua tertolong dan program tetap jalan dengan banyak manfaat.

‎"Kami berharap dilibatkan dalam pengadaan MBG, minimal di kue basah atau snack juga bisa, tapi semua kembali ke pemerintah pusat, semoga nasib pedagang kecil seperti kami juga dapat perhatian," harap Bu Sulis.(*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Kelompok Massa Unjuk Rasa di Kejati Sumut, Soroti Kasus Eks Jampidsus dan Dugaan Penyimpangan Program MBG
Kejati Sumut Belum Ada Menangani Lid atau Dik Terkait Instruksi Kejagung Hentikan Pemeriksaan MBG
‎Harga Sayuran, Buah dan Ayam Kembali Merangkak Naik
Banper ke SPPG Tersendat, Ribuan Penerima Manfaat di Sergai Menanti Pendistribusian MBG
Kejagung Setop Pengumpulan Data Program MBG di Daerah, Hasil Tetap Didalami
TNI Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi MBG yang Libatkan Kolonel Budi Utomo
komentar
beritaTerbaru