Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 Juli 2026

Ferry Juliantono : Kementerian Koperasi Turun Langsung Dampingi Tahap Operasional Koperasi Merah Putih

*Menkop Beri Kuliah Umum di UHN
Eva Rina Pelawi - Kamis, 30 Juli 2026 17:07 WIB
227 view
Ferry Juliantono : Kementerian Koperasi Turun Langsung Dampingi Tahap Operasional Koperasi Merah Putih
Foto : Dok/uhn
Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E. Ak., M.Si diwawancarai wartawan seusai memberi kuliah umum di UHN, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden, berbagai barang bersubsidi nantinya akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Di antaranya LPG 3 kilogram, minyak goreng, beras, pupuk bersubsidi, hingga berbagai program bantuan pemerintah seperti bantuan pangan non-tunai serta bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian.

"Setelah operasional berjalan, penyaluran berbagai program pemerintah akan menggunakan skema ini. Presiden sudah menegaskan hal tersebut dalam rapat," ujarnya.

Sebelumnya, dalam kuliah umum tersebut Ferry menegaskan pemerintah menjalankan tiga langkah utama untuk membangkitkan koperasi, yakni rebranding, pembenahan tata kelola, dan penguatan pengembangan usaha. Ia juga mengungkapkan lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berbadan hukum di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menyatakan UHN siap mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Effendi mengatakan keterlibatan civitas akademika dapat diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang berfokus pada pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung sekaligus membantu meningkatkan kapasitas koperasi di desa.

Ia menilai koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota. Menurutnya, koperasi tidak boleh hanya menguntungkan segelintir pengurus, melainkan harus mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang dirasakan seluruh anggota dan masyarakat.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menteri Kesehatan Hadiri Puncak Tahun Kesehatan HKBP Taman Mini
Ini Penyebab RI Kurang Modal Buat Genjot Pertumbuhan Ekonomi
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Kemenhub akan Bolehkan Mitra Taksi Online Tak Gabung Koperasi
Honda Kembangkan Ekonomi Pesisir dengan Penanaman Mangrove
Fokus Pembangunan Ekonomi, Sandiaga Janji Perkuat UMKM
komentar
beritaTerbaru