Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 18 Agustus 2026

Polda Sumut Peduli Bencana NTT, Kirim Bantuan Beras 25 Ton

Tumpal Manik - Selasa, 18 Agustus 2026 13:52 WIB
84 view
Polda Sumut Peduli Bencana NTT, Kirim Bantuan Beras 25 Ton
Foto:Dok/Polda Sumut
LEPAS: Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut serta jajaran Bhayangkari Sumut melepas bantuan brncana ke NTT, Selasa (18/8/2026).

Medan(harianSIB.com)

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengirim 25 ton beras bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelepasan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut serta jajaran Bhayangkari Sumut, Selasa (18/8/2026).

Bantuan kemanusiaan tersebut diangkut menggunakan lima unit truk untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Polda Sumut terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban serta keluarga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

"Atas nama keluarga besar Polda Sumatera Utara, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana alam gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Kami turut berduka cita atas jatuhnya korban dalam musibah ini," ujar Kombes Ferry menyampaikan pesan Kapolda Sumut.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah merupakan bagian dari semangat kemanusiaan yang harus terus dijaga. Karena itu, Polda Sumut bersama Bhayangkari dan seluruh pihak yang berkontribusi berupaya memberikan bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru