Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Kodam I/BB Siagakan 1.279 Personel Antisipasi Erupsi Sinabung

Theopilus Sinulaki - Kamis, 03 September 2026 15:42 WIB
619 view
Kodam I/BB Siagakan 1.279 Personel Antisipasi Erupsi Sinabung
Foto dok/SS
Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa memimpin Apel Kesiapsiagaan Gunung Sinabung berskala besar di Makodim, Jalan Jamin Ginting, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (3/9/2026).

Karo(harianSIB.com)

Kodam I/Bukit Barisan menyiagakan 1.279 personel gabungan untuk membantu penanganan erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya aktivitas gunung yang dapat berdampak terhadap masyarakat sekitar.

Kesiapsiagaan ditandai dengan apel pasukan gabungan berskala besar di Makodim, Jalan Jamin Ginting, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (3/9/2026).

Apel dipimpin Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa didampingi Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan. Hadir Bupati Karo Antonius Ginting, Kajari Karo Edmond N Purba, Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho serta unsur BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, Basarnas dan instansi terkait.

Usai apel, Pangdam bersama rombongan meninjau Pos Pemantauan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, untuk melihat langsung kondisi aktivitas gunung setelah erupsi beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga:
Pangdam mengatakan aktivitas Gunung Sinabung masih terus dipantau. Pihaknya juga telah mendapat penjelasan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengenai kondisi terkini.

"Di Pos Pemantauan Gunung Sinabung, kita bisa mengamati aktivitas Gunung Sinabung. Tadi kami sudah mendapatkan penjelasan dari PVMBG. Untuk aktivitas ini kecenderungannya menurun, tetapi tidak boleh lengah karena kondisi yang menurun ini bisa juga menjadi titik erupsi yang mulai 31 Agustus kemarin, sehingga bisa terjadi erupsi-erupsi besar lainnya. Kita harus mengantisipasi," ujar Pangdam.

Menurutnya, sebanyak 1.279 personel gabungan dari TNI, Polri dan unsur pendukung lainnya telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya erupsi lebih besar.

"Upaya-upaya evakuasi sudah dilakukan kepada masyarakat khususnya Desa Kutatengah. Sampai dengan saat ini ada lima posko pengamanan di wilayah Kabupaten Karo, terutama di wilayah yang diprediksi akan mendapatkan dampak cukup signifikan apabila terjadi erupsi yang lebih besar lagi," katanya.

Pangdam juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan mematuhi rekomendasi PVMBG, terutama terkait kawasan yang masuk zona merah.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi zona merah yang direkomendasikan oleh PVMBG," ucapnya.

Kodam I/Bukit Barisan menegaskan kesiapan personel dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait diperlukan agar proses evakuasi dan penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat apabila aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Karo Dukung Bangunan Risha Berbahan Vulkanik Gunung Sinabung
Bank Mandiri Serahkan Hibah Senilai Rp 560 Juta kepada Mahasiswa Korban Erupsi Sinabung
Pemilu 2019, Warga Nisel Komit Keluar dari Zona Merah
Pengungsi Korban Erupsi Sinabung Unjuk Rasa, Tuntut Sewa Rumah, Lahan dan Jadup
GBKP Gelar Diskusi dengan Tokoh Agama se Kabupaten Karo
Terpuruk di Zona Merah
komentar
beritaTerbaru