Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 28 September 2026

KLB Ganda di Labura, Kasus Malaria Capai 1.300 hingga Agustus 2026

Leo Bastari Bukit - Minggu, 27 September 2026 19:36 WIB
200 view
KLB Ganda di Labura, Kasus Malaria Capai 1.300 hingga Agustus 2026
Kasi P2PM Dinkes Sumut dr Nora Nasution

Pada fase tersebut, pasien dapat mengalami kebocoran plasma dan perdarahan yang menyebabkan kondisi memburuk. Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Medan, namun akhirnya meninggal dunia.

Dinkes Sumut juga menemukan jentik nyamuk saat melakukan survei di wilayah yang banyak ditemukan kasus dengue. Temuan tersebut menunjukkan masih terdapat tempat perkembangbiakan nyamuk yang perlu diberantas.

Nora menegaskan, penanganan dengue tidak cukup hanya dengan melakukan fogging. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus dinilai menjadi langkah penting untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk. "Yang paling efektif adalah PSN 3M Plus," tegasnya.

PSN 3M Plus dilakukan dengan menguras dan menutup tempat penampungan air serta mengelola barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Upaya tersebut juga dapat diperkuat dengan penggunaan kelambu, kasa, repellent maupun ikan pemakan jentik.

Menurut Nora, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak menyelesaikan sumber persoalan apabila jentik masih dibiarkan berkembang.

Selain Labura, Dinkes Sumut juga mencatat KLB dengue di Tapanuli Tengah, Labuhanbatu dan Mandailing Natal. Sementara KLB malaria ditemukan di Dairi, Serdang Bedagai dan Labuhanbatu Utara.

Labura menjadi daerah yang mendapat perhatian khusus karena menghadapi dua KLB sekaligus, yakni dengue dan malaria.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru