Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 09 Oktober 2026

18,4 Km Jalan Rusak di Percut Seituan Diperbaiki

Jekson Turnip - Jumat, 09 Oktober 2026 20:19 WIB
142 view
18,4 Km Jalan Rusak di Percut Seituan Diperbaiki
Foto Dok/Diskominfo Deliserdang
Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan bersama Anggota DPRD H. Rakmadsyah meresmikan jalan di Percut Seituan, Jumat (9/10/2026).

Deliserdang(harianSIB.com)

Pemkab Deliserdang memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak sepanjang 18,4 kilometer di Kecamatan Percut Seituan. Perbaikan itu ditujukan untuk memperlancar mobilitas warga, memangkas waktu tempuh, serta mendukung kegiatan ekonomi dan pertanian.

Ruas yang diperbaiki meliputi Jalan Pasar X di Desa Saentis sepanjang 5,1 kilometer, bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2026. Jalan Sopoyono Barat, Dusun XVIII, Desa Saentis sepanjang 3,2 kilometer, dibiayai APBD Tahun 2026.

Selanjutnya, Jalan Paluh Gelombang atau Jalan Industri di Desa Tanjung Selamat sepanjang 2,5 kilometer juga bersumber dari APBD Tahun 2026. Jalan Percut (Cinta Damai) di Desa Sei Tuan sepanjang 7,6 kilometer disebut didanai melalui APBN (DAU) Tahun 2026.

Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan mengatakan pembangunan jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat peresmian jalan, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga:
"Jalan ini dibangun dari pajak, baik PBB, pajak makan dan minum, maupun sumber pendapatan lainnya. Karena itu, saya titip satu hal, mari kita jaga bersama jalan yang sudah dibangun ini," ujar Asri.

Pemkab Deliserdang juga akan memasang plang hijau pada seluruh ruas jalan berstatus jalan kabupaten. Plang itu akan memuat informasi mengenai status jalan dan sumber anggaran pembangunannya, baik dari pendapatan asli daerah (PAD) maupun dana transfer.

"Inilah pola baru yang ditetapkan. Dengan plang hijau ini, masyarakat dapat mengetahui status jalan kabupaten dan sumber pembiayaan yang digunakan dalam pembangunannya," tambahnya.

Seorang warga mengapresiasi perbaikan tersebut karena perjalanan menuju Pakam dan kantor camat di Saentis kini lebih lancar.

"Terima kasih Pak, kami lebih cepat ke Pakam dan juga menuju kantor camat di Saentis juga sudah mulus jalannya. Dulu hancur kali jalannya dan malas lewat sini," ucap warga tersebut.

Jalan Pasir Putih di Desa Pematang Lalang, yang disebut rusak selama 10 tahun, juga telah diperbaiki. Tokoh masyarakat setempat, Anjur Silitonga, mengatakan pengaspalan jalan dan pembangunan irigasi mendukung aktivitas pertanian. Sekitar 98 persen warga Desa Pematang Lalang berprofesi sebagai petani padi.

"Pertanian kami hasilnya meningkat pak. Semoga dengan perbaikan irigasi yang sedang dilakukan BBWS semakin membuat petani tersenyum," ujarnya. Anjur juga memohon perbaikan pintu klep irigasi. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPRDSU: Kemandirian APBD Sumut Membaik
Nota Persetujuan Bersama Ranperda APBD Labura 2019 Ditandatangani
Penumbangan Plang Organisasi Picu Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Percut Seituan
Termiskin di Humbahas, Desa Sigulok dan Sanggarbatu Butuh Infrastruktur Jalan
Dokumen Tidak Dibagikan, Penetapan KUA-PPAS APBD Nisut 2019 ‟Gagal‟
Usulan Pembangunan Tol Medan-Berastagi Dikaji Penganggarannya di APBN 2020
komentar
beritaTerbaru