Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026
Seminar Membangun Mindset Berwirausaha Kaum Muda Pasaribu

Banyak Masyarakat ‘Buta’ Soal MEA, Para Pejabat Sering Sebut Ancaman Ketimbang Peluang

- Rabu, 20 Mei 2015 11:35 WIB
636 view
Banyak Masyarakat ‘Buta’ Soal MEA, Para Pejabat Sering Sebut Ancaman Ketimbang Peluang
Medan (SIB)- Era pasar bebas yang akan berlaku mulai akhir tahun 2015 di negara-negara Asia Tenggara atau masyarakat ekonomi  ASEAN (MEA) akhir-akhir ini menjadi topik yang keren dibicarakan para pejabat di daerah. Ironisnya, pemerintah daerah belum melakukan apa-apa untuk mendorong masyarakat mempersiapkan diri. Bahkan masyarakat awam termasuk kaum  mahasiswa selaku generasi muda banyak yang masih ‘buta’ padahal pasar tunggal ASEAN itu banyak memberi peluang kerja dengan ramainya perusahaan asing beroperasi di Indonesia termasuk di Sumut.

“Para pejabat juga sering mengesankan seolah-oleh MEA itu menakutkan, padahal justru membuka  peluang lebih besar memasuki  perusahaan-perusahaan investasi asing yang bakal banyak beroperasi di Sumut. Kita tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan upah yang tinggi,” kata Ir Junjungan Pasaribu,ACPE kepada wartawan, Senin (18/5) usai rapat persiapan seminar sehari bertajuk Mendorong Generasi Muda Pasaribu Menjadi Wirausaha Muda yang akan digelar Jumat, 22 Mei 2015 di Istana Koki Jalan Cik Ditiro Medan mulai pukul 08.30 Wib.

Seminar tersebut disponsori Junjungan selaku Kabid Penelitian/Pengembangan di Punguan Pasaribu Dohot Boruna Kota Medan yang didukung Ketua Umum Punguan Pasaribu Dohot Boruna Kota Medan Drs Mangara Pasaribu, Ir Edward Pasaribu dan Relieve Sane Pasaribu SS yang bertindak selaku tim koordinator seminar tersebut.

Selain peluang besar, menurutnya MEA juga merupakan tantangan. Soalnya tenaga kerja dari negara ASEAN juga bisa ‘menjarah’ bursa kerja dimana saja di Indonesia. Bagi orang-orang muda yang memiliki pendidikan berkualitas apalagi punya keahlian dan keterampilan khusus maka persaingan itu tidak ada masalah.

“Melalui seminar nanti kita beri pencerahan kepada kaum muda Pasaribu tentang peluang-peluang kerja di era MEA. Namun kita juga ingin mengubah mindset kaum muda jangan lagi berpikir sekedar menjadi pegawai negeri, harus memiliki jiwa wirausaha. Pemuda kita  harus didorong memulai usaha-usaha baru sesuai keterampilannya. Menjadi pengusaha sukses, selain kepintaran ilmu pengetahuan juga harus memiliki jiwa petarung. Pemuda jangan lagi hidup santai dan cuek terhadap persoalan ke depan yang makin kompleks,” ujar pakar konstruksi Sumut yang dikenal satu-satunya di luar Pulau Jawa sebagai pemegang sertifikat konstruksi berstandar ASEAN itu.

Mangara Pasaribu dan Edward Pasaribu menambahkan, di seminar itu juga diberikan pemahaman tentang silsilah marga Pasaribu. “Kami para orangtua komit ikut mendukung generasi muda untuk menjadi wirausaha maupun untuk mencari pekerjaan sesuai bidang kemampuannya," tambahnya.

Ketua Panitia Seminar Benny Pasaribu SE menjelaskan, seminar itu menghadirkan motivator termuda se-Asia sekaligus pengusaha muda dan penulis buku, Edvan M Kautsar dari Jakarta. "Figur Edvan kita yakini bisa mewakili semangat generasi muda untuk berhasil dalam berwirausaha," sebutnya.

Pembicara lainnya adalah Masinton Pasaribu SH (Anggota DPR RI), Ir Junjungan Pasaribu ACPE dan Ir Murniati Pasaribu (sektor usaha jasa konstruksi), Sahat Pasaribu (pengusaha tambang), SP Pasaribu (pengusaha SPBU), Sihombing/br Pasaribu (pemilik dealer ban mobil) dan Dompak Pasaribu SE Ak MM (Akademisi).

Hadir juga nantinya memberi motivasi Bupati Tapsel Drs Syahrul M Pasaribu SH, Plt Bupati Tapteng H Sukran Jamilan Tanjung SE, Plt Bupati Tobasa Drs Liberty Pasaribu SH MSi, Ketua DPRD Tobasa Ir Boyke Pasaribu dan tokoh-tokoh marga Pasaribu lainnya.

Seminar gratis itu juga sebagai  ajang silaturahmi generasi muda  Pasaribu Kota Medan sekitarnya. (A19/w)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru