Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

Arus Balik Pemudik Mulai Padati Stasiun KA dan Terminal Amplas

- Selasa, 21 Juli 2015 10:33 WIB
584 view
Arus Balik Pemudik Mulai Padati Stasiun KA dan Terminal Amplas
SIB/Danres Saragih
Arus Balik : H+3 ratusan penumpang mulai padati Terminal Terpadu Amplas setelah mudik lebaran dari kampung halaman, gambar dipetik, Senin (20/7).
Medan (SIB)- Setelah merayakan  Idul Fitri 2015 di kampung halamannya, arus balik pemudik mulai Terminal Terpadu Amplas, Terminal Pinang Baris, dan Kereta Api pada H+3.

Kepala Terminal Amplas Ricard Medi Simatupang memprediksi,   arus balik yang signifikan akan terjadi pada, Selasa (21/7)  dikarenakan sebagian perkantoran sudah  beraktifitas mulai, Rabu (22/7). Kemudian pada H+7 atau tanggal 24-25 Juli 2015 akan menjadi puncak arus balik Lebaran 2015, pasalnya semua kegiatan mulai dari belajar mengajar hingga perkantoran kembali beraktifitas, Senin 27 Juli 2015.

Hal tersebut dikarenakan sebagian orang akan memanfaatkan mudik mereka di kampung halaman dengan memperpanjang masa cuti mereka hingga akhir pekan depan, meskipun waktu cuti bersama hanya sampai, Selasa (22/7) saja. “Hal itu juga sebenarnya akan sedikit menguntungkan dan mengurangi kepadatan lalulintas di masa mudik tahun ini, karena para pemudik bisa memilih waktu yang tepat untuk bisa kembali ke ibu kota dan kota-kota besar lainnya,” kata Simatupang.

Pantauan SIB, Senin (20/7) di Terminal Terpadu Amplas, para penumpang sudah mulai tampak turun dari bus yang baru tiba dari kampung halaman, Setelah semuanya turun dari bus tidak lama kemudian, bus  langsung dipenuhi, penumpang yang juga ingin balik ke kampung halamannya.

Situasi itu juga terjadi di beberapa bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), bus Antar Kota  antar Provinsi (AKAP) seperti bus Intra, CV Sejahtera, CV Makmur, ALS, dan bus lainnya di sejumlah terminal baik yang legal dan ilegal.

Sementara di Stasiun Besar Kereta Api Medan, sarana transportasi Kereta Api menjadi favorit warga untuk mudik di hari ketiga Lebaran. Selain lebih efisien dalam waktu, kereta api dianggap lebih aman ketimbang bus.

"Saya sangat beruntung dapat tiket pas di hari ketiga Lebaran, tapi ini pilihan yang paling baik ketimbang saya naik bus di hari ketiga Lebaran," kata Ayu (34) penumpang dari Tanjungbalai kepada wartawan SIB.

Menurut Ayu, kereta memiliki jadwal tiba yang lebih pasti ketimbang armada bus. "Kalau kereta paling telat sejam-dua jam saja, tetapi kalau naik bus bisa telat seharian penuh," kata dia. Sebab, menurut dia, apabila bus terjebak dalam kemacetan, maka tidak ada yang pernah dapat memastikan lama perjalanan tersebut. (A16/w)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru