Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

Lebaran H +4 , Pasar Tradisisonal di Medan Masih Sepi Pembeli

- Selasa, 21 Juli 2015 11:15 WIB
656 view
Lebaran H +4 , Pasar Tradisisonal di Medan Masih Sepi Pembeli
Medan (SIB)- Berakhirnya libur Lebaran 2015, ternyata belum mampu membuat kegiatan ekonomi berjalan secara optimal. Hal tersebut setidaknya tergambar  di pasar tradisional, yang masih sepi dari aktivitas perdagangan.

Pantauan SIB di sejumlah pasar tradisional di Medan, Senin (20/7), sebagian lapak pedagang masih terlihat kosong dan sepi dari aktivitas perdagangan. Seperti di Pasar Palapa  Medan, dari sekitar ratusan  kios pedagang, hanya sekitar 70 persen yang sudah mulai beraktivitas. Sementara sisanya masih kosong tanpa barang dagangan. Kondisi hampir sama juga terjadi di bebrapa pasar lainnya seperti Pasar Aksara dan Pasar Cemara.

Pedagang daging ayam di Pasar Cemara Medan, Mama Resi , mengatakan bahwa masih belum  banyak yang berjualan dan pembeli pun masih sedikit. Pasalnya, para pedagang masih menikmati libur lebaran. Namun, kondisi itu pula tanpa disengaja yang membuat harga-harga mengalami kenaikan sedikit, meskipun pasokan terbilang cukup.

"Ya, memang biasa setiap tahunnya aktivitas perdagangan masih belum normal. Itu biasanya seminggu lebaran baru ramai lagi. Lihat saja, banyak kios pedagang yang masih kosong dan pembeli pun masih amat sepi.  Makanya kita naikkan harga, tapi  kenaikannya  masih normal, seperti ayam biasanya Rp 25 ribu per kg sekarang Rp 27ribu per kg, ya masih terbeli masyarakat lah," jelasnya

Sementara itu seorang pedagang pakaian di Pasar Brayan Medan bernama Martha, mengaku belum mulai berjualan karena pembeli juga relatif masih sepi. Begitu pun dia tetap datang ke pasar, untuk mempersiapkan kegiatan perdagangan mulai Kamis mendatang.

“Kalau hari-hari awal masuk kerja begini, pembeli masih sepi. Makanya kita enggak jualan. Ya tapi mumpung sepi kan bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kios kita. Sama menghitung stok lah,"kata Martha. (Dik-ECS/w)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru