Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

Pesta Jubileum GKPI Air Bersih Medan Meriah

*Pembangunan Gedung Sekolah Minggu Diresmikan Bishop, Awal Pembinaan Umat
- Jumat, 24 Juli 2015 10:00 WIB
483 view
 Pesta Jubileum GKPI Air Bersih Medan Meriah
Medan (SIB)- Perayaan Jubileum 50 Tahun dan peresmian pembangunan  gedung Sekolah Minggu GKPI Jemaat Air Bersih Medan, 18-19 Juli 2015  yang ditandai peletakan batu pertama berlangsung sukses, jemaat  dan undangan hanyut dalam kegembiraan pesta itu.

Pesta Perayaan itu dimulai Sabtu (18/7). Acara hari pertama khusus untuk internal Jemaat GKPI Air Bersih. Mereka memanjatkan doa dilanjutkan acara manortor.

Perayaan ini puncaknya Minggu (19/7), sekitar 2000-jemaat memenuhi halaman GKPI Air Bersih. Apalagi acara puncak ini turut dihibur artis papan atas Indonesia, Judika Sihotang, Viktor Hutabarat dan lainnya.

Puncak acara ini diawali ibadah di dalam gereja, kemudian dilanjutkan pemotongan kue ulang tahun. Kue dipotong oleh Bishop Pdt P Sipahutar MTh diiringi lagu Selamat Ulang Tahun. Potongan kue pertama diberikan kepada tokoh masyarakat Sumatera Utara, RE Nainggolan yang hadir bersama istri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Minggu yang berada di komplek gereja itu. Upacara seremonial diakhiri pelepasan burung marpati sebagai simbol perdamaian dunia.

Menurut Bishop Pdt P Sipahutar, GKPI Jemaat Air Bersih berkembang pesat dalam  kurun waktu 20 tahun terakhir. Karena itu, dia berharap agar perayaan Jubileum 50 Tahun ini menjadi momentum untuk introspeksi diri. "Kita berharap ke depan, Jemaat GKPI Air Bersih ini tetap memiliki semangat seperti masa 50 tahun sebelumnya," ungkapnya.

Diharapkan, ke depan GKPI Air Bersih tidak hanya membina warga sendiri, tapi juga meningkatkan toleransi dengan warga lainnya. "Jemaat GKPI Air Bersih ini tidak hanya berpartisipasi di lingkungan gereja saja, tapi juga berpartisipasi terhadap pembangunan lingkungan sekitarnya," harapnya.

Bishop Pdt P Sipahutar juga bersyukur atas rencana pembangunan gedung Sekolah Minggu di GKPI Air Bersih. Disebutkan, Sekolah Minggu itu memang sangat dibutuhkan. "Sekolah Minggu itu adalah titik awal pembinaan umat. Jadi Sekolah Minggu itu memang sangat dibutuhkan," paparnya.

Wali Kota Medan diwakili Kadis Pencegah Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan, Marihot Tampubolon memuji acara ini. Menurutnya, acara ini sangat istimewa karena menandai GKPI Air Bersih telah berusia 50 tahun. "Kegiatan ini sangat positif, semoga juga memberikan anugerah," sebutnya.

Wali Kota mengatakan, pembinaan agama tidak bisa dipisahkan dari pembangunan negara. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan ragam umat agama. "Kita sangat bersyukur karena Kota Medan sangat kondusif. Ini karena tingginya toleransi umat beragama. Saya berharap agar umat GKPI tetap menjaga kebersamaan yang telah terjalin selama ini," pesan wali kota.

Pada kesempatan ini Dzulmi Eldin ikut memberikan sumbangan untuk pembangunan Sekolah Minggu GKPI Air Bersih sebesar Rp5 juta. Tidak ketinggalan, Marihot Tampubolon juga ikut memberikan bantuan sebesar Rp 1 juta.

Perhatian dari Dzulmi Eldin itu mendapat sambutan hangat dari Jemaat GKPI Air Bersih. "Kita mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota yang turut memberikan sumbangan. Kita juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perayaan Jubileum 50 Tahun GKPI Jemaat Air Bersih dan peletakan batu pertama Sekolah Minggu ini," kata Ketua Panitia, Horas Aritonang.

Horas Aritonang menambahkan, pihaknya sangat bersyukur karena acara ini berjalan sukses. "Kita sebagai panitia tentu sangat puas, karena acara ini berjalan sukses dan meriah. Sekitar 2000 orang hadir, ini sungguh di luar perkiraan kita. Semoga ini bisa membuat GKPI Air Bersih semakin baik di masa mendatang," sebutnya. (Rel/R8/f)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru